Redaksiku.com – Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat sebuah mobil pribadi melaju dengan pengawalan patwal lengkap dengan sirine dan lampu rotator menyala yang ternyata tujuannya bukan ke tempat penting seperti rumah sakit atau acara kenegaraan, melainkan hanya menuju sebuah pusat perbelanjaan alias mal.
Video ini langsung menyebar luas di berbagai platform, mulai dari Instagram, TikTok, hingga X (Twitter), memicu perdebatan seru di kolom komentar. Banyak warganet yang merasa heran sekaligus geli dengan kelakuan pemilik mobil tersebut, karena penggunaan patwal seharusnya hanya diperuntukkan bagi kepentingan resmi atau darurat, bukan urusan pribadi.
Kronologi Video yang Bikin Heboh
Dalam video yang diunggah pada Selasa (7/10/2025) itu, terlihat jelas sebuah mobil berwarna gelap melaju di jalan raya dengan pengawalan satu unit motor patwal di depannya.
Motor tersebut tampak membuka jalan, sambil sesekali menyalakan sirine untuk memberi jalan pada kendaraan yang lewat.
Namun, alih-alih menuju tempat penting seperti bandara, istana, atau rumah sakit, mobil itu justru belok masuk ke area parkir sebuah pusat perbelanjaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Momen mobil pakai pengawalan, ternyata tujuannya ke mall, tulis pengunggah video dalam keterangannya.
Kalimat sederhana itu langsung memancing tawa sekaligus reaksi kesal dari banyak pengguna internet.
Respons Netizen: Antara Lucu dan Miris
Tak butuh waktu lama, kolom komentar pun dibanjiri oleh berbagai pendapat netizen.
Sebagian menganggap aksi ini lucu dan norak, tapi sebagian lainnya menilai tindakan tersebut bisa merusak citra aparat dan menimbulkan pertanyaan soal penyalahgunaan fasilitas negara.
Kirain mau ke mana, ternyata ke mall. Bener-bener sultan gabut, tulis salah satu akun dengan nada heran.
Komentar lain menimpali dengan sindiran halus, Orang kaya mah bebas, patwal juga bisa jadi valet parkir pribadi.
Ada pula yang menyuarakan keresahan lebih serius, Patwal itu seharusnya cuma untuk pejabat atau kondisi darurat. Kalau buat ke mall, ya keterlaluan banget. Kasihan pengguna jalan lain yang harus minggir.
Unggahan ini pun masuk dalam daftar video trending di beberapa platform media sosial karena berhasil menarik perhatian lebih dari 2 juta penonton dalam waktu kurang dari 24 jam.

Aturan Penggunaan Patwal
Fenomena seperti ini bukan hal baru di Indonesia. Kasus penggunaan patroli dan pengawalan (patwal) untuk kepentingan pribadi sudah beberapa kali terjadi dan selalu menimbulkan perdebatan.
Menurut aturan Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 10 Tahun 2012, pengawalan dengan kendaraan patwal hanya boleh diberikan untuk kepentingan tertentu, seperti:
-
pengamanan kegiatan kenegaraan,
-
pengawalan tamu negara atau pejabat tinggi,
-
pengawalan jenazah pejabat negara,
-
kegiatan kepolisian,
-
atau keadaan darurat (misalnya ambulans dan pemadam kebakaran).
Artinya, penggunaan patwal untuk urusan pribadi seperti ke mal atau nongkrong jelas melanggar aturan.
Patwal tidak boleh digunakan sembarangan, apalagi hanya untuk ke tempat hiburan atau belanja. Itu bukan termasuk dalam kategori pengawalan resmi, ujar seorang pengamat lalu lintas dalam wawancara dengan media lokal.
Publik Pertanyakan Etika dan Privilege
Banyak warganet kemudian mulai mendiskusikan soal privilege atau hak istimewa yang sering disalahgunakan oleh sebagian orang berduit atau berpengaruh.
Menurut mereka, video ini mencerminkan masih adanya budaya pamer status dan penyalahgunaan fasilitas publik di kalangan tertentu.
Kalau masyarakat biasa, nyalain lampu hazard aja bisa ditilang. Tapi yang punya power malah bebas pake patwal buat ke mall. Dimana keadilannya? tulis seorang pengguna TikTok dengan nada kesal.
Beberapa netizen bahkan men-tag akun resmi kepolisian, meminta agar oknum pengguna patwal tersebut ditindak.
Tolong Pak Polisi, diselidiki dong siapa yang pakai patwal buat ke mall. Biar gak jadi kebiasaan, tulis komentar lainnya.
Spekulasi soal Identitas Pengguna Mobil
Meski video sudah viral, hingga kini belum diketahui pasti siapa pemilik mobil dalam video tersebut.
Banyak netizen yang berspekulasi bahwa kendaraan itu milik seseorang yang memiliki koneksi dengan aparat atau pejabat daerah.
Namun, tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa pengawalan tersebut bisa jadi disewa secara ilegal karena di beberapa kasus sebelumnya, ditemukan oknum patwal yang nyambi memberikan jasa pengawalan berbayar.
Kalau bener patwalnya resmi, pasti gak bakal ngawalin ke mall. Tapi kalau ˜patwal freelance™, ya begini jadinya, komentar salah satu akun dengan nada sinis.
Reaksi dari Aparat
Beberapa waktu setelah video viral, pihak kepolisian daerah setempat dikabarkan sedang menelusuri asal kendaraan dan petugas patwal yang terlihat dalam video tersebut.
Seorang sumber internal kepolisian menyebut bahwa mereka sedang memverifikasi apakah pengawalan itu resmi atau bukan.
Kalau memang ditemukan unsur pelanggaran, baik dari pihak pengguna maupun petugas, akan ditindak tegas sesuai aturan, ujarnya singkat.
Langkah ini disambut positif oleh warganet yang berharap kejadian seperti ini tidak lagi terulang.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






