Redaksiku.com – Seorang ibu pulang kerja mendadak jadi korban salah sasaran saat terjadi kerusuhan dalam aksi demo ricuh di depan Gedung DPR RI, Senin (25/8/2025).
Momen ini terekam jelas dalam sebuah unggahan TikTok dan Instagram, lalu viral karena banyak orang nggak habis pikir kenapa warga biasa bisa sampai terkena imbas.
Kronologi Kejadian: Pulang Kerja Malah Terjebak Demo
Dalam video yang dibagikan akun TikTok @dmrtptr dan kemudian diunggah ulang oleh akun Instagram @fakta.beriita, terlihat jelas sosok seorang ibu mengenakan batik hitam. Ia menangis histeris di jalanan sambil memegang punggungnya yang terasa panas.
Keterangan unggahan itu menyebutkan, ibu tersebut tidak sedang ikut aksi. Ia hanya kebetulan melintas setelah pulang kerja dan nahas, diduga terkena tembakan gas air mata. Akibatnya, ia terjatuh kesakitan di tengah kerusuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Laptop yang dibawanya juga ikut hancur berantakan. Laptop itu kemungkinan besar merupakan alat penting untuk pekerjaannya, sehingga kehilangan tersebut bukan sekadar kerugian barang, tapi juga bisa berdampak pada aktivitasnya sehari-hari.
Pertolongan Cepat dari Warga dan Petugas
Beruntung, ibu itu nggak sendirian dalam penderitaannya. Beberapa orang langsung sigap memberikan pertolongan, dibantu juga oleh petugas keamanan yang berada di lokasi. Mereka menggotong sang ibu ke tepi jalan supaya bisa mendapat udara lebih lega dan jauh dari kericuhan.
Momen penyelamatan ini ikut terekam dalam video. Netizen pun merasa lega sekaligus iba melihat ada kepedulian dari orang-orang sekitar di tengah situasi yang kacau.
Ungkapan Anak Sang Ibu di Media Sosial
Tak lama setelah video itu viral, sang anak ikut buka suara lewat akun TikTok bernama @pis07. Dalam unggahannya, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada semua orang yang sudah menunjukkan kepedulian dan doa untuk ibunya.
Terima kasih untuk semuanya yang sudah perhatian sama mamaku. Alhamdulillah mamaku sudah perlahan membaik, tulisnya.
Namun, sang anak juga mengonfirmasi soal kerugian yang menimpa ibunya. Ia menyebut laptop yang dibawa sang ibu rusak parah akibat insiden tersebut. Laptop ibu ini hancur karena jadi korban salah sasaran sepulang kerja saat demo kemarin, lanjutnya.
Video Tangisan Sang Ibu Bikin Netizen Tersentuh
Dalam potongan video yang beredar, terdengar jelas rintihan sang ibu yang kesakitan. Ia berulang kali mengeluh sambil menangis:
Aduh panas banget punggungnya, aduh laptop saya ancur ya Allah¦
Suara itu bikin banyak orang di dunia maya ikut merasakan betapa pedihnya jadi korban salah sasaran. Bayangkan, setelah seharian kerja keras, pulang dengan tubuh lelah, malah harus kena musibah yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan dirinya.
Reaksi Netizen: Marah, Sedih, dan Prihatin
Nggak heran kalau warganet langsung banjiri kolom komentar dengan rasa marah sekaligus simpati. Banyak yang prihatin karena warga sipil yang hanya kebetulan lewat bisa sampai menderita akibat kerusuhan.
Beberapa komentar yang muncul misalnya:
- Kasihan banget, harusnya aparat bisa lebih hati-hati biar nggak kena warga biasa.
- Kebayang nggak sih capek kerja, eh malah pulang-pulang begini.
- Laptop itu bukan cuma barang, tapi sumber penghasilan. Sedih banget.
Komentar-komentar ini menunjukkan bahwa masyarakat makin sensitif terhadap korban sipil dalam demonstrasi. Apalagi insiden serupa sudah sering terjadi, di mana orang-orang yang nggak tahu-menahu soal aksi ikut jadi korban imbas.
Potret Risiko Warga Biasa di Tengah Demo Ricuh
Kasus ibu pekerja ini hanyalah salah satu contoh dari risiko besar yang dihadapi warga biasa ketika ada aksi demo berakhir ricuh. Jalanan yang harusnya jadi jalur aman bisa mendadak berubah jadi arena konflik penuh gas air mata, dorong-dorongan, bahkan kerusuhan.
Insiden ini memperpanjang daftar korban salah sasaran dalam aksi-aksi serupa. Mulai dari pedagang kecil yang dagangannya rusak, pengendara motor yang terjebak, sampai pejalan kaki yang nggak bisa menghindar.
Kerugian yang Lebih dari Sekadar Laptop Rusak
Kalau dipikir, kerugian yang dialami ibu ini bukan cuma soal laptop. Lebih dari itu, ada trauma fisik dan psikologis yang bisa membekas. Bayangkan rasa takut ketika tubuh terasa panas akibat gas air mata, ditambah kehilangan barang berharga yang mungkin berisi banyak data penting pekerjaan.
Laptop bisa diganti, tapi rasa aman saat melintasi jalanan setelah kerja bisa hilang begitu saja. Dan itu nggak bisa diukur dengan uang.
Harapan dari Publik: Perlindungan Lebih Baik
Dari insiden ini, banyak masyarakat berharap aparat keamanan bisa lebih memperhatikan keselamatan warga sipil. Demonstrasi adalah bagian dari demokrasi, tapi keselamatan orang-orang yang tidak terlibat juga harus dijaga dengan maksimal.
Publik juga menginginkan ada tanggung jawab dari pihak terkait atas kerugian yang diderita warga seperti ibu tersebut. Bukan hanya simpati, tapi juga aksi nyata agar korban tidak dibiarkan menanggung sendiri akibat dari kericuhan.
Viral Jadi Pengingat Kolektif
Meski menyedihkan, video viral ini setidaknya membuka mata banyak orang tentang pentingnya empati. Bukan hanya untuk korban, tapi juga untuk sesama masyarakat yang berada di sekitar lokasi. Peristiwa ini bisa jadi pengingat kolektif bahwa kita semua perlu lebih hati-hati, terutama ketika ada potensi kericuhan di ruang publik.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai Sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






