Redaksiku.com – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh beredarnya video viral yang menampilkan anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Partai Amanat Nasional (PAN), M Rizky Rifai, tengah berpesta di atas kapal Phinisi mewah di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.
Dalam video berdurasi sekitar satu menit itu, Rizky terlihat menikmati suasana santai bersama sejumlah rekan, lengkap dengan musik dan tawa riang yang menggambarkan suasana pesta di atas kapal.
Namun, alih-alih menjadi momen hiburan biasa, video tersebut justru mengundang gelombang kritik tajam dari publik. Banyak pihak menilai tindakan Rizky tidak pantas dilakukan oleh seorang pejabat publik, terlebih setelah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), baru-baru ini mengeluarkan instruksi keras agar seluruh kader partai menjalani gaya hidup sederhana dan merakyat, di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih sulit.
Video Pesta di Atas Kapal Phinisi yang Jadi Sorotan
Dalam video yang beredar luas di TikTok dan Instagram sejak Sabtu (26/10/2025), terlihat sejumlah pria dan wanita berpakaian santai menaiki kapal Phinisi di perairan Danau Toba. Beberapa di antaranya terlihat berjoget, sementara Rizky Rifai tampak berada di tengah kerumunan dengan ekspresi gembira.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Video tersebut diambil dari jarak dekat dan diduga direkam oleh salah satu peserta pesta. Tak butuh waktu lama, unggahan itu menjadi viral dan memicu perdebatan, terutama di kalangan warga Sumatera Utara yang mengenal Rizky sebagai wakil rakyat aktif di DPRD Langkat.
Banyak netizen mempertanyakan etika seorang pejabat publik yang berpesta di tengah situasi ekonomi rakyat yang masih terpuruk pasca pandemi dan tekanan harga kebutuhan pokok. Komentar seperti Lupa pesan Zulhas? dan Wakil rakyat tapi pesta di kapal mewah? mendominasi kolom tanggapan.
Bertolak Belakang dengan Instruksi Ketua Umum PAN
Kemarahan publik semakin memuncak karena tindakan Rizky Rifai dianggap berlawanan dengan arahan langsung Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, yang hanya berselang dua bulan sebelumnya menegaskan pentingnya kesederhanaan dan tanggung jawab moral bagi seluruh kader partai.
Dalam pidatonya pada 30 Agustus 2025 lalu, Zulhas dengan tegas menekankan bahwa pejabat PAN baik di tingkat pusat maupun daerah tidak boleh hidup bermewah-mewahan, apalagi mempertontonkan gaya hidup hedon yang bisa memicu kecemburuan sosial.
Wakil rakyat itu harus menjadi contoh kesederhanaan, bukan malah mempertontonkan kemewahan. Kalau tidak bisa, siap-siap kita evaluasi jabatan dan fasilitasnya, tegas Zulhas dalam pidato politik di Jakarta kala itu.
Arahan tersebut lahir dari keprihatinan partai terhadap menurunnya kepercayaan publik pasca berbagai kasus perilaku pejabat daerah yang dinilai tidak peka terhadap penderitaan rakyat. Namun, momen pesta di atas kapal Phinisi yang melibatkan kader partai justru menjadi tamparan balik bagi citra PAN sendiri.
Warganet Geram: Cederai Amanah Rakyat
Reaksi keras langsung bermunculan dari berbagai kalangan, terutama di media sosial. Banyak pengguna menilai perilaku Rizky sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap amanah partai dan kepercayaan rakyat. Beberapa akun bahkan menandai langsung akun resmi PAN dan Zulkifli Hasan, meminta agar partai mengambil langkah tegas.
Ini jelas mencoreng wajah PAN. Baru saja dipesankan agar hidup sederhana, eh malah pesta di kapal mahal. Gimana rakyat mau percaya lagi? tulis akun @suara_sumut di X (Twitter).
Komentar senada datang dari akun lain yang menilai bahwa perilaku semacam ini menunjukkan minimnya empati pejabat terhadap kondisi masyarakat.
Saat rakyat berjuang cari makan, wakilnya malah bersenang-senang. Ini bukan sekadar soal pesta, tapi soal etika dan empati, tulis akun @mediaindramayu.
Sejumlah warga Langkat bahkan disebut telah melayangkan aduan moral ke DPP PAN, menuntut agar Rizky Rifai diberikan sanksi sesuai aturan internal partai.
PAN Didesak Bertindak Tegas
Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari DPP PAN terkait video viral tersebut. Namun, sejumlah sumber internal partai menyebut bahwa tim etik PAN tengah menelusuri kebenaran video dan konteks acara tersebut. Langkah itu diambil sebagai bagian dari prosedur evaluasi kader yang diduga melanggar kode etik partai.
Menurut salah satu kader senior PAN Sumatera Utara, partai tidak akan mentolerir perilaku yang mencoreng nama baik organisasi, terutama di saat partai tengah berupaya mengembalikan kepercayaan publik melalui gerakan hidup sederhana.
Kami sedang mengonfirmasi ke DPD PAN Langkat dan meminta klarifikasi dari yang bersangkutan. Kalau terbukti melanggar, sanksinya bisa berupa peringatan keras hingga pencabutan jabatan, ujarnya kepada wartawan.
Langkah tegas tersebut diharapkan bisa menjadi pesan moral bagi seluruh anggota PAN agar berhati-hati dalam bertindak, terutama di era digital di mana setiap langkah publik bisa direkam dan disebarluaskan secara instan.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






