Review Film By Any Means: Campuran Genre Kurang Memorable

- Penulis

Sabtu, 5 September 2026 - 08:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Review Film Any — Poster film By Any Means menampilkan ulasan tentang campuran genre yang kurang membekas.

Ulasan film By Any Means yang dinilai kurang memorable akibat penggunaan formula naratif konvensional.

Redaksiku.com – Pemanfaatan formula naratif yang familiar dalam dunia perfilman sering kali dipandang sebelah mata oleh sebagian pengamat. Namun, formula klasik dan referensi sinema masa lalu bisa menjadi instrumen yang sangat efektif jika dieksekusi dengan presisi tinggi. Elemen cerita konvensional sebenarnya melekat pada hampir setiap narasi besar, asalkan film tidak terlalu bergantung padanya tanpa memberikan sentuhan segar.

Kendala utama dalam film By Any Means bukan sekadar repetisi formula lama yang pernah dieksekusi dengan jauh lebih gemilang oleh film-film pendahulu. Produksi layar lebar terbaru dari Paramount Pictures ini gagal berkomitmen secara penuh pada identitas genre yang diusungnya. Proyek ini mencoba meramu drama hak-hak sipil era 1960-an, formula dinamika dua detektif, serta elemen cerita kriminal menegangkan dalam satu durasi.

A man in a suit stands beside an older man leaning on a glass display case in a shop, with stuffed animal heads mounted on the wall behind them.Yahya Abdul-Mateen II stars in Paramount Pictures’ “BY ANY MEANS.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Latar belakang cerita bergeser ke era 1960-an di Mississippi yang penuh ketegangan rasial. Wayne Strider yang diperankan oleh Yahya Abdul-Mateen II dikisahkan kembali ke kampung halaman untuk memperjuangkan hak pilih warga kulit hitam. Bersama sang istri, ia harus menghadapi realitas pahit sistem hukum yang terang-terangan bersikap antagonis terhadap minoritas.

Peluang kerja baru terbuka ketika J. Edgar Hoover mengerahkan agen federal untuk mengusut kasus pembunuhan pemimpin NAACP, Vernon Dahmer, yang dilakukan oleh kelompok Ku Klux Klan. Wayne kemudian dipasangkan dengan seorang gangster jalanan bernama Gregory Scalpa yang diperankan oleh Mark Wahlberg. Keduanya memiliki pandangan moral yang sangat kontras dalam memburu para pelaku kekerasan.

A man in a white tank top holds a baseball bat close to another man’s face under dramatic lighting.Mark Wahlberg stars in Paramount Pictures’ “BY ANY MEANS.”

Isu moralitas mengenai penggunaan kekerasan dalam memperjuangkan keadilan sebenarnya menyimpan potensi konflik yang kuat. Naskah garapan Sascha Penn menyentuh dilema tersebut, meski terasa kurang mendalam dalam mengeksplorasi gesekan ideologis antarkarakter. Sentuhan sutradara Elegance Bratton mampu menjaga keseimbangan antara adegan dramatis dan tensi laga dengan cukup kompeten.

Film By Any Means berusaha merangkum ketegangan era hak-hak sipil melalui kolaborasi unik agen FBI dan gangster.

Meskipun jajaran pemeran utama menampilkan performa yang solid, karya sinematik ini tetap terjebak dalam kategori rata-rata. Penonton mungkin akan menikmati sejumlah adegan konfrontasi langsung, tetapi sulit menemukan kebaruan tematik di dalamnya. Hasil akhirnya adalah sebuah tontonan kriminal yang terasa tanggung di berbagai lini.A man in a white tank top holds a baseball bat close to another man’s face under dramatic lighting.

By Any Means saat ini sudah bisa disaksikan secara langsung di bioskop-bioskop terdekat bagi penikmat film thriller aksi berlatar historis. Penonton dapat mengeksplorasi berbagai ulasan mendalam lainnya untuk melihat bagaimana proyek ini bersaing di kancah perfilman global.

Pertanyaan Umum

Tentang apa film By Any Means?

Film ini mengikuti kisah agen FBI kulit hitam dan seorang gangster yang terpaksa bekerja sama untuk menyelidiki kasus pembunuhan bermotif rasial di Mississippi pada era 1960-an.

Siapa saja pemeran utama dalam film ini?

Proyek drama kriminal ini dibintangi oleh Yahya Abdul-Mateen II dan Mark Wahlberg sebagai pemeran utama dengan arahan sutradara Elegance Bratton.

Di mana film ini dapat ditonton?

By Any Means saat ini sedang tayang di bioskop-bioskop melalui distribusi resmi dari Paramount Pictures.

Ringkasan

Review film By Any Means menyoroti campuran genre drama 1960-an dan aksi kriminal yang kurang memorable meski dibintangi Yahya Abdul-Mateen II dan Mark Wahlberg.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JYP Entertainment Batalkan Pembangunan Kantor Baru di Godeok
Daftar HP yang Sering Dipakai Artis: Selain iPhone, Ada Samsung dan Oppo
5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Choo Young Woo Selain Between Steps
Pasangan Asli Pemeran Serial Elsbeth di Dunia Nyata
7 Drama Korea Berlatar Sekolah yang Wajib Ditonton
Pasangan Asli Pemeran Law & Order: SVU di Kehidupan Nyata
Musik ‘Matchbox the Movie’ Alex Belcher: “Desert Chase
Omara Esteghlal Minta Maaf Usai Sebut Seskab Teddy Boneka Beruang

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:57 WIB

JYP Entertainment Batalkan Pembangunan Kantor Baru di Godeok

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:19 WIB

Daftar HP yang Sering Dipakai Artis: Selain iPhone, Ada Samsung dan Oppo

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:59 WIB

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Choo Young Woo Selain Between Steps

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Pasangan Asli Pemeran Serial Elsbeth di Dunia Nyata

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:44 WIB

7 Drama Korea Berlatar Sekolah yang Wajib Ditonton

Berita Terbaru

Kantor Desa Lasitae, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. (Foto: Redaksiku.com)

Lowongan Kerja

BURUAN! Desa Lasitae Buka Lowongan Perangkat Desa, Cek Syaratnya

Sabtu, 10 Okt 2026 - 01:12 WIB

Kapal induk USS Abraham Lincoln tiba di San Diego setelah menyelesaikan penugasan selama 322 hari.

US and Israeli Attack on Iran (2026)

USS Abraham Lincoln Kembali dari Penugasan 11 Bulan di Laut

Jumat, 9 Okt 2026 - 19:17 WIB

error: Content is protected !!