IOC Bela Atlet Israel, Indonesia Terancam Dicoret dari Daftar Calon Tuan Rumah Olimpiade

- Penulis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IOC Bela Atlet Israel, Indonesia Terancam Dicoret dari Daftar Calon Tuan Rumah Olimpiade

IOC Bela Atlet Israel, Indonesia Terancam Dicoret dari Daftar Calon Tuan Rumah Olimpiade

Redaksiku.com – Isu olahraga kembali bersinggungan dengan politik internasional setelah Komite Olimpiade Internasional (IOC) resmi buka suara terkait penolakan visa terhadap atlet Israel yang hendak berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-53 di Jakarta.

Dalam pernyataan resminya, IOC menyayangkan keputusan Indonesia yang menolak kehadiran atlet dari Israel, dan menyebut hal itu bertentangan dengan semangat netralitas dan perdamaian olahraga global. Tak hanya itu, IOC juga memberikan peringatan keras: selama belum ada perubahan sikap, Indonesia tidak akan dipertimbangkan sebagai tuan rumah Olimpiade di masa depan.

Langkah ini sontak jadi sorotan dunia olahraga, karena berpotensi memengaruhi citra Indonesia di mata komunitas olahraga internasional apalagi setelah sebelumnya sempat muncul wacana agar Indonesia menjadi calon tuan rumah Olimpiade di tahun-tahun mendatang.

🏆 Latar Belakang: Atlet Israel Ditolak Masuk ke Indonesia

Kisruh bermula ketika beberapa atlet Israel dikabarkan tidak mendapatkan visa masuk untuk mengikuti Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-53, yang digelar di Jakarta.
Padahal, kejuaraan ini merupakan salah satu ajang penting dalam kalender Federasi Senam Internasional (FIG) dan menjadi ajang kualifikasi menuju Olimpiade 2028.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penolakan tersebut menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk federasi olahraga dunia yang menilai bahwa keputusan itu melanggar prinsip dasar sportivitas dan keterbukaan dalam kompetisi internasional.

Federasi FIG bahkan dikabarkan telah menyurati IOC untuk meminta klarifikasi dan dukungan atas kasus ini, karena menurut regulasi internasional, semua negara tuan rumah wajib menjamin akses bagi seluruh atlet tanpa diskriminasi politik, ras, atau agama.

š–️ Sikap Tegas IOC: Olahraga Harus Bebas dari Politik

Dalam pernyataannya yang dirilis usai rapat Komite Eksekutif pada September lalu, IOC menegaskan bahwa larangan atau pembatasan terhadap atlet berdasarkan faktor politik atau asal negara adalah pelanggaran berat terhadap Piagam Olimpiade.

Tindakan-tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan mencegah Gerakan Olimpiade menampilkan kekuatan olahraga sebagai jembatan perdamaian, tulis IOC dalam pernyataan resminya.

IOC juga menegaskan bahwa semangat Olimpiade adalah persatuan dan penghormatan antarbangsa.
Oleh karena itu, setiap negara yang menjadi tuan rumah acara di bawah naungan IOC wajib memberikan jaminan keselamatan, akses, serta hak berkompetisi yang sama bagi seluruh atlet.

Tidak ada tempat untuk diskriminasi di dalam olahraga. Jika sebuah negara tidak mampu menjamin hal itu, maka tidak layak menjadi tuan rumah acara internasional, lanjut pernyataan IOC.

IOC Bela Atlet Israel, Indonesia Terancam Dicoret dari Daftar Calon Tuan Rumah Olimpiade
IOC Bela Atlet Israel, Indonesia Terancam Dicoret dari Daftar Calon Tuan Rumah Olimpiade

🚫 Dampak Langsung: Indonesia Diblokir dari Kandidat Tuan Rumah Olimpiade

Salah satu poin paling serius dari pernyataan IOC adalah penghentian sementara seluruh pembahasan terkait kemungkinan Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade di masa depan.

Padahal, sebelumnya Indonesia sempat masuk dalam daftar negara potensial untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2036, terutama setelah sukses menggelar Asian Games 2018 dan beberapa event internasional lainnya.

Namun kini, IOC memastikan bahwa wacana tersebut dibekukan sepenuhnya, sampai ada jaminan bahwa Indonesia bisa mematuhi prinsip inklusivitas olahraga internasional.

Indonesia tidak akan menjadi tuan rumah Olimpiade, maupun acara lain di bawah IOC, selama masih terjadi penolakan seperti ini, tegas pihak IOC.

Keputusan ini tentu menjadi tamparan keras bagi reputasi olahraga nasional, mengingat Indonesia selama ini dikenal aktif dalam berbagai ajang olahraga internasional dan punya ambisi besar menjadi pusat sport tourism Asia Tenggara.

🌍 Akar Masalah: Politik, Konflik, dan Netralitas Olahraga

Penolakan terhadap atlet Israel ini diduga erat kaitannya dengan sikap politik luar negeri Indonesia, yang tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel dan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina.
Namun di sisi lain, IOC menilai bahwa politik dan olahraga harus tetap dipisahkan.

Dalam pandangan IOC, setiap event olahraga internasional bukanlah ajang untuk mengekspresikan sikap politik, melainkan wadah untuk mempertemukan bangsa-bangsa dalam semangat persahabatan dan kompetisi sehat.

Sejumlah pengamat menilai dilema ini sebagai ujian besar bagi diplomasi olahraga Indonesia.
Di satu sisi, Indonesia ingin menjaga prinsip politik luar negerinya yang pro-Palestina; namun di sisi lain, keterlibatannya dalam event olahraga global mengharuskan negara ini tunduk pada aturan internasional yang menolak diskriminasi peserta.

💬 Reaksi Internasional dan Publik

Setelah pernyataan resmi IOC dirilis, sejumlah media internasional seperti Reuters, BBC Sport, dan The Guardian ikut menyoroti masalah ini.
Banyak yang menilai bahwa kasus ini bisa menjadi preseden buruk bagi Indonesia dalam hubungannya dengan organisasi olahraga dunia.

Sementara itu, warganet Indonesia terbelah dalam menyikapi situasi ini.
Sebagian mendukung langkah pemerintah karena dianggap konsisten menolak normalisasi hubungan dengan Israel, namun sebagian lainnya menilai bahwa menolak atlet olahraga tidak sejalan dengan semangat sportif dan profesionalitas.

Beberapa komentar di platform X (Twitter) menggambarkan perdebatan publik:

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Canada vs Maroko: Singa Atlas Mengamuk! Maroko Hancurkan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final
Inggris vs Meksiko: Ujian Berat Three Lions di Neraka Azteca, Tuan Rumah Siap Buat Kejutan
Brazil vs Norwegia: Duel Panas Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Vinicius vs Haaland Jadi Sorotan
Menang Tipis 1-0, Mbappe Akui Prancis Ikut Bermain Keras Lawan Paraguay!
Breaking News! Rusia Perkuat Iran dengan Pesawat Tempur, Ancaman Baru Dimulai?
Portugal vs Spanyol, Terbaru 7 Fakta Jadwal 16 Besar dan Duel Panas Iberia
Australia vs Mesir, Terbaru 7 Fakta Mesir Menang Penalti dan Cetak Sejarah
Argentina vs Cabo Verde, Terbaru 7 Fakta Menang Dramatis 3-2 dan Lolos 16 Besar

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:04 WIB

Canada vs Maroko: Singa Atlas Mengamuk! Maroko Hancurkan Kanada 3-0 dan Lolos ke Perempat Final

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:59 WIB

Inggris vs Meksiko: Ujian Berat Three Lions di Neraka Azteca, Tuan Rumah Siap Buat Kejutan

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:53 WIB

Brazil vs Norwegia: Duel Panas Babak 16 Besar Piala Dunia 2026, Vinicius vs Haaland Jadi Sorotan

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:45 WIB

Menang Tipis 1-0, Mbappe Akui Prancis Ikut Bermain Keras Lawan Paraguay!

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:27 WIB

Breaking News! Rusia Perkuat Iran dengan Pesawat Tempur, Ancaman Baru Dimulai?

Berita Terbaru