Ratusan bra bekas ditemukan warga di bekas SDN Krangkong, Bojonegoro, dan membuat geger masyarakat sekitar.
Penemuan ini terjadi pada Minggu, 18 Mei 2025, di sebuah gedung sekolah dasar yang telah lama terbengkalai.
Bangunan tersebut diketahui sudah tidak difungsikan sejak tahun 2019, namun tiba-tiba menjadi sorotan karena temuan tak biasa.
Bra Bekas Berserakan di Bekas SDN Krangkong

Peristiwa ini pertama kali diketahui dari laporan warga bernama Hadi, yang melihat sejumlah anak-anak berlarian membawa bra bekas di lapangan desa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadi kemudian menanyakan asal barang tersebut, dan anak-anak itu menjawab bahwa bra itu diambil dari dalam ruang kelas di bekas SDN Krangkong.
Tidak menunggu lama, Hadi melaporkan kejadian ini kepada Kepala Desa Krangkong, yang langsung meneruskannya ke Polsek Kepohbaru.
Polisi kemudian datang ke lokasi dan menemukan satu karung berisi sekitar 150 bra bekas di dalam gedung kosong tersebut.
Kapolsek Kepohbaru, Iptu Supriyanto, membenarkan adanya laporan warga dan menyebut bahwa pihaknya sedang melakukan penyelidikan.
Menurutnya, bra bekas itu ditemukan dalam kondisi berserakan dan sebagian dimasukkan ke dalam karung plastik.
Ia menambahkan bahwa lokasi penemuan memang sudah lama tak difungsikan dan kondisinya cenderung sepi.
Keterangan tersebut sekaligus mematahkan spekulasi warga yang mengira tempat itu sering digunakan untuk aktivitas mencurigakan.
Namun, Iptu Supriyanto juga mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi berlebihan mengenai kejadian ini.
“Biarkan proses penyelidikan berjalan, kami sedang menelusuri dari mana asal barang-barang itu,” ujarnya.
Asal-Usul Bra Bekas Masih Jadi Misteri, Polisi Selidiki Motif
Ratusan bra bekas yang ditemukan di SDN Krangkong ini menjadi misteri tersendiri karena hingga kini belum diketahui siapa pemiliknya.
Polisi masih mendalami apakah barang-barang tersebut dibuang dengan sengaja atau merupakan bagian dari aktivitas ilegal tertentu.
Berbagai spekulasi pun bermunculan di masyarakat, mulai dari tudingan kelainan perilaku hingga dugaan praktik mistis.
Namun semua itu belum bisa dibuktikan dan masih sebatas dugaan yang tidak disertai bukti kuat.
Pihak kepolisian akan melakukan penyisiran terhadap kemungkinan CCTV, saksi tambahan, serta mencocokkan barang dengan laporan kehilangan.
Iptu Supriyanto memastikan bahwa timnya serius menelusuri kasus ini meski terlihat sepele, karena menyangkut ketertiban dan kenyamanan warga.
Sejumlah warga mengaku takut dan khawatir jika bangunan kosong itu dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Terlebih lokasi sekolah yang cukup terpencil membuat warga mendesak agar bangunan tersebut segera dipagari atau dialihfungsikan.
Dalam penyelidikan awal, polisi belum menemukan tanda-tanda kekerasan, pengrusakan, atau aktivitas ilegal lain di lokasi.
Media Sosial Banjir Tanggapan, Warga Krangkong Heboh dan Bingung
Setelah penemuan itu diunggah ke media sosial oleh warga, postingan langsung viral dan mengundang ribuan komentar dari netizen.
Banyak warganet yang memberikan komentar lucu hingga serius, mulai dari menebak siapa pemiliknya hingga menyebut itu hasil pesugihan.
Beberapa bahkan mengaitkan temuan tersebut dengan cerita horor, mengingat bangunan tersebut sudah lama kosong.
“Kayaknya itu hasil nyolong jemuran terus disimpan di situ,” tulis salah satu komentar warganet.
Sementara yang lain mengatakan, “Bisa jadi reject pabrik, dibuang aja gitu.”
Kondisi gedung sekolah yang masih terlihat bagus membuat banyak orang bertanya mengapa sekolah itu tidak difungsikan kembali.
Komentar seperti “Kok sekolahnya masih bagus tapi kosong?” ikut memperkuat rasa penasaran publik.
Sebagian warga setempat bahkan mengaku pernah kehilangan pakaian dalam saat menjemur, dan mulai menghubungkannya dengan temuan ini.
Namun semua komentar tersebut tetap belum bisa dijadikan acuan tanpa hasil penyelidikan resmi.
Polisi Masih Dalami Kasus Penemuan Bra Bekas di SDN Krangkong
Penemuan ratusan bra bekas di gedung bekas SDN Krangkong masih menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini.
Polisi berjanji akan mendalami semua kemungkinan, termasuk motif penyimpanan dan siapa yang bertanggung jawab atas kejadian ini.
Kapolsek Kepohbaru, Iptu Supriyanto, menyatakan bahwa masyarakat diminta tetap tenang dan menyerahkan semuanya pada proses hukum.
Ia juga menegaskan pentingnya tidak menyebarkan berita yang belum pasti agar tidak menimbulkan kepanikan.
Gedung SDN Krangkong yang kini terbengkalai sejak 2019 kini kembali menjadi perhatian, baik dari pihak keamanan maupun masyarakat luas.
Ratusan bra bekas yang ditemukan masih akan diamankan sebagai barang bukti sampai penyelidikan selesai.
Warga berharap polisi bisa segera mengungkap siapa pelaku dan apa tujuan penyimpanan bra tersebut di lokasi yang tidak semestinya.
Kejadian ini menjadi peringatan agar bangunan kosong tidak dibiarkan terbengkalai karena bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang meresahkan.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






