Oknum Guru Ngaji di Tebet Ditangkap, Diduga Cabuli 10 Santri dengan Modus Ajaran Hadas

- Penulis

Selasa, 1 Juli 2025 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oknum Guru Ngaji di Tebet Ditangkap, Diduga Cabuli 10 Santri dengan Modus Ajaran Hadas

Oknum Guru Ngaji di Tebet Ditangkap, Diduga Cabuli 10 Santri dengan Modus Ajaran Hadas

Redaksiku.com – Seorang guru ngaji di tebet berinisial AF, Jakarta Selatan, kini harus berhadapan dengan hukum.

Pria ini telah ditangkap pihak kepolisian atas dugaan kasus pencabulan terhadap 10 santrinya, yang seluruhnya masih di bawah umur. Kasus ini sontak menggegerkan masyarakat, terutama para orang tua yang menitipkan anaknya untuk menimba ilmu agama.

Modus Bejat Berkedok Ajaran Agama

Berdasarkan keterangan dari Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, pelaku memiliki modus operandi yang licik. Ia berpura-pura memberikan pelajaran tambahan mengenai hadas, baik hadas laki-laki maupun perempuan. Topik sensitif ini disalahgunakan oleh AF untuk melancarkan aksi bejatnya.

“Modusnya memberikan pelajaran tambahan tentang hadas laki-laki dan perempuan,” jelas AKBP Ardian Satrio Utomo, dalam keterangannya yang dikutip pada Selasa, 1 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus semacam ini tentu sangat mengkhawatirkan. Kepercayaan orang tua kepada guru ngaji, yang seharusnya menjadi panutan dan pelindung, justru dimanfaatkan untuk tindakan keji. Ini menjadi pengingat penting bagi kita semua untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya sepenuhnya, bahkan kepada figur yang dianggap suci sekalipun.

OKNUM GURU NGAJI DI TEBET DITANGKAP, DIDUGA CABULI 10 SANTRI DENGAN MODUS AJARAN HADAS
Oknum Guru Ngaji di Tebet Ditangkap, Diduga Cabuli 10 Santri dengan Modus Ajaran Hadas

Intimidasi dan Iming-iming Uang Tutupi Kejahatan

Tidak hanya memanfaatkan kedok pelajaran agama, pelaku juga diketahui melakukan intimidasi terhadap para korbannya. Ia menggunakan ancaman agar anak-anak tersebut tidak menceritakan perbuatannya kepada siapapun. Selain intimidasi, AF juga mengiming-imingi korban dengan sejumlah uang tunai, berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000.

“Pelaku melakukan intimidasi terhadap anak korban dan memberikan uang sebanyak Rp10 ribu sampai Rp25 ribu,” tambah AKBP Ardian.

Pemberian uang dalam jumlah kecil ini bertujuan untuk membungkam para korban, agar mereka enggan melapor atau menceritakan pelecehan yang mereka alami. Hal ini menunjukkan bahwa pelaku telah merencanakan aksinya dengan matang dan berusaha menutupi jejak kejahatannya.

Berawal dari Laporan Dua Korban, Jumlah Korban Bisa Bertambah

Kasus ini mulai terungkap setelah dua korban berinisial CNS (10) dan SM (12) memberanikan diri melapor ke polisi. Kedua anak tersebut mengaji di rumah pelaku dan diduga dilecehkan di ruang tamu, setelah santri lain pulang lebih dulu. Laporan dari CNS dan SM menjadi pintu masuk bagi polisi untuk membongkar kejahatan AF.

Setelah menerima laporan awal, Polres Metro Jakarta Selatan langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku. Saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam. Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya korban tambahan, mengingat seluruh korban yang sudah teridentifikasi masih di bawah umur. Jumlah korban yang mencapai 10 orang mengindikasikan bahwa perbuatan pelaku sudah berlangsung cukup lama dan menargetkan banyak anak.

Imbauan Polisi dan Pentingnya Melapor

Melihat modus dan jumlah korban yang terungkap, polisi mengimbau kepada seluruh orang tua, khususnya di wilayah Tebet dan sekitarnya, untuk segera melapor jika menduga anaknya menjadi korban pelecehan. Hal ini sangat krusial untuk memastikan semua korban mendapatkan keadilan dan pelaku menerima hukuman yang setimpal.

Para orang tua yang memiliki informasi atau kecurigaan dapat menghubungi hotline Polres Metro Jakarta Selatan di nomor 0813-8519-5468. Kerjasama antara masyarakat dan kepolisian sangat dibutuhkan untuk mengungkap tuntas kasus ini dan mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa mendatang.

Kasus ini menjadi pukulan telak bagi kepercayaan masyarakat terhadap lingkungan pendidikan agama. Penting bagi kita semua untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memberikan edukasi seksual yang benar kepada anak-anak, dan menciptakan ruang aman bagi mereka untuk berani berbicara jika mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan. Keberanian dua korban CNS dan SM patut diapresiasi, karena merekalah yang membuka tabir kejahatan ini. Mari kita dukung sepenuhnya proses hukum yang berjalan demi keadilan para korban.

 Whatsapp Channels

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Karaoke Pendaki di Puncak Gunung Andong Picu Perdebatan, Pengelola Tegaskan Larangan
Viral Pria Cari Istri Keempat di Media Sosial, Picu Perdebatan Publik
Dugaan Kekerasan Seksual Kembali Muncul di UPN Veteran Yogyakarta, Kampus Tegaskan Komitmen Penanganan
Viral! Pemotor Adu Mulut dengan Petugas TransJakarta Gegara Paksa Masuk Busway
Heboh Isu Teror Pocong di Tangerang, Polisi Dalami Dugaan Modus Kejahatan Berkedok Penyamaran
Viral Tuduhan Pelanggan Tak Bayar di Restoran PIK, Klarifikasi Berujung Permintaan Maaf
Kurang dari 24 Jam, Polisi Ungkap Kasus Mayat di Kebun Wajo
2 Warga Singapura Korban Erupsi Gunung Dukono Diidentifikasi, Polisi Andalkan Tes DNA

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:12 WIB

Viral Pria Cari Istri Keempat di Media Sosial, Picu Perdebatan Publik

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:04 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Kembali Muncul di UPN Veteran Yogyakarta, Kampus Tegaskan Komitmen Penanganan

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:49 WIB

Viral! Pemotor Adu Mulut dengan Petugas TransJakarta Gegara Paksa Masuk Busway

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:09 WIB

Heboh Isu Teror Pocong di Tangerang, Polisi Dalami Dugaan Modus Kejahatan Berkedok Penyamaran

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:43 WIB

Viral Tuduhan Pelanggan Tak Bayar di Restoran PIK, Klarifikasi Berujung Permintaan Maaf

Berita Terbaru

Waktu yang Tepat untuk Mengatakan Perasaan Cinta

Life Style

3 Waktu yang Tepat untuk Mengatakan Perasaan Cinta

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:29 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBET WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/ bokep smabokep smabokep sma
Dilindungi Oleh
Shield Security