Nyaris Adu Jotos! Mobil TNI Yonif 412 Dicegat dan Ditendang Anggota Ormas GPK Saat Konvoi di Jalan Raya Magelang, Begini Kronologinya

- Penulis

Senin, 2 Juni 2025 - 19:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan terjadi saat mobil TNI dihentikan ormas GPK, tindakan agresif hampir timbulkan kericuhan besar. (Foto: Instagram @infokomando.official)

Ketegangan terjadi saat mobil TNI dihentikan ormas GPK, tindakan agresif hampir timbulkan kericuhan besar. (Foto: Instagram @infokomando.official)

Legalitas dan aktivitas ormas GPK mulai dipertanyakan, bahkan ada seruan agar Kementerian Dalam Negeri dan Kesbangpol melakukan evaluasi menyeluruh.

Mobil TNI yang menjadi pusat perhatian dalam peristiwa ini akhirnya menjadi simbol betapa pentingnya ketegasan negara dalam mengatur ruang gerak ormas agar tidak menyimpang dari tujuan awal pendiriannya.

Sejumlah tokoh masyarakat juga mendesak agar ada pembinaan ulang terhadap ormas-ormas yang menunjukkan sikap provokatif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, setiap ormas wajib menjaga ketertiban umum dan menghormati hukum yang berlaku.

Jika terbukti melanggar, pemerintah berwenang menjatuhkan sanksi administratif bahkan pembubaran. Dalam konteks ini, tindakan penendangan mobil TNI dapat dikategorikan sebagai pelanggaran serius.

Mobil TNI bukan hanya kendaraan biasa, tapi simbol representasi negara yang seharusnya dihormati.

Oleh karena itu, aksi arogan yang dilakukan terhadapnya bukan sekadar insiden biasa, melainkan indikasi lemahnya pengawasan terhadap organisasi sipil bersenjata moral yang kini cenderung liar.

Sejumlah pihak menekankan perlunya penyelesaian tuntas atas insiden ini agar tidak terulang di masa depan.

Mobil TNI sebagai bagian dari sistem pertahanan negara harus dijaga marwah dan fungsinya agar tetap bisa menjalankan tugas tanpa gangguan dari elemen sipil yang tidak bertanggung jawab.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ledakan Bom Rakitan Tasikmalaya Dipicu Cekcok PKL, Polisi Pastikan Bukan Aksi Teror
Ikat Rambut Erling Haaland Viral di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya ‎
Cabinet Couture Diblokir Komdigi, Akun Baru Kembali Aktif
Hari Pertama MPLS 2026 Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Aman dan Nyaman, Ini Aturan Terbarunya
Cara Membuat Twibbon MPLS 2026 dengan Mudah, Hasil Keren dalam Hitungan Menit ‎
Inspiratif! Contoh Motivasi Masuk Sekolah untuk MPLS 2026 yang Singkat dan Bermakna
Apa Saja Kegiatan MPLS 2026? Ini Rangkaian Acaranya dari Hari Pertama hingga Penutupan
Resmi! Jadwal MPLS 2026 untuk SD SMP SMA SMK dan Aturan Pelaksanaannya

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:30 WIB

Ledakan Bom Rakitan Tasikmalaya Dipicu Cekcok PKL, Polisi Pastikan Bukan Aksi Teror

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:23 WIB

Ikat Rambut Erling Haaland Viral di Piala Dunia 2026, Ini Alasannya ‎

Senin, 13 Juli 2026 - 15:19 WIB

Cabinet Couture Diblokir Komdigi, Akun Baru Kembali Aktif

Senin, 13 Juli 2026 - 13:34 WIB

Hari Pertama MPLS 2026 Resmi Dimulai, Kemendikdasmen Pastikan Sekolah Aman dan Nyaman, Ini Aturan Terbarunya

Senin, 13 Juli 2026 - 13:11 WIB

Cara Membuat Twibbon MPLS 2026 dengan Mudah, Hasil Keren dalam Hitungan Menit ‎

Berita Terbaru

Cara Memulihkan Diri dari Keterpurukan

Life Style

4 Cara Memulihkan Diri dari Keterpurukan

Senin, 13 Jul 2026 - 15:44 WIB

Sikap Pedagang yang Membuat Customer Kabur

Bisnis

5 Sikap Pedagang yang Membuat Customer Kabur

Senin, 13 Jul 2026 - 15:23 WIB

Cabinet Couture Diblokir Komdigi, Akun Baru Kembali Aktif

Viral

Cabinet Couture Diblokir Komdigi, Akun Baru Kembali Aktif

Senin, 13 Jul 2026 - 15:19 WIB