Musda Golkar Garut Memanas, Kang Ahe Soroti Celah Diskresi Bacalon

- Penulis

Selasa, 8 September 2026 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asep Hendra Bakti alias Kang Ahe memberikan keterangan pers terkait Musda Golkar Garut.

Kader senior Partai Golkar Kang Ahe menyoroti celah diskresi bakal calon jelang Musda Golkar Garut.

Redaksiku.com – Suhu politik internal Partai Golkar Kabupaten Garut menjelang perhelatan Musyawarah Daerah atau Musda mulai menghangat. Dinamika terkait persyaratan bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Garut menjadi salah satu isu utama yang mendapat sorotan tajam dari para kader senior.

Kader senior Partai Golkar, Asep Hendra Bakti atau yang akrab disapa Kang Ahe, angkat bicara mengenai mekanisme pencalonan. Ia menyoroti berbagai peluang bagi bakal calon yang dinilai belum memenuhi seluruh persyaratan agar bisa mendapatkan persetujuan atau diskresi dari Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar.

Menurut Kang Ahe, berdasarkan informasi yang ia dapatkan dari pejabat berwenang di tingkat pusat, terdapat tiga kategori utama persetujuan Ketua Umum untuk pencalonan Ketua DPD partai, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga kategori persetujuan Ketua Umum meliputi permintaan khusus, perlakuan khusus, dan atas dasar permohonan pribadi bakal calon.

Ia menjelaskan bahwa kategori pertama berupa permintaan khusus dari Ketua Umum merupakan bagian dari kewenangan yang telah diatur secara jelas dalam petunjuk pelaksanaan atau juklak internal Partai Golkar.

“Kalau atas dasar permintaan khusus, ini sudah tidak ada lagi perdebatan sebagai hak prerogratif yang diatur dalam juklak,” ujar Kang Ahe melalui sambungan seluler pada Minggu.

Sementara itu, kategori kedua yaitu perlakuan khusus dapat berlaku secara khusus bagi kader yang telah menjabat sebagai Ketua DPD selama dua periode tetapi kembali ingin maju untuk periode ketiga.

Namun, menurut penjelasan Kang Ahe lebih lanjut, terdapat persyaratan ketat yang wajib dipenuhi oleh kader tersebut jika ingin mendapatkan hak istimewa tersebut.

“Bagi kader yang telah dua kali menjabat sebagai Ketua DPD, untuk yang ketiga kalinya harus memiliki prestasi yang luar biasa dalam kenaikan jumlah kursi di DPRD,” tegasnya.

Mekanisme Permohonan Pribadi untuk Bakal Calon yang Belum Memenuhi Syarat

Poin yang paling menarik perhatian dalam dinamika Musda Golkar Garut kali ini adalah kategori ketiga, yakni permohonan pribadi dari bakal calon yang bersangkutan.

Kang Ahe menyebut mekanisme tersebut dapat ditempuh apabila seorang kandidat belum memenuhi persyaratan tertentu dalam pencalonan, baik yang berkaitan dengan masa kepengurusan maupun persyaratan administratif lainnya.

“Yang belum memenuhi syarat, harus melakukan permohonan pribadi kepada Ketua DPP. Diskresi bisa diberikan oleh Ketua DPP Partai Golkar yaitu Pak Bahlil Lahadalia kalau ada permohonan,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa persoalan persyaratan bakal calon tidak serta-merta menjadi akhir dari peluang pencalonan seseorang di dalam partai beringin ini.

Namun, menurut Kang Ahe, mekanisme tersebut harus ditempuh secara prosedural melalui permohonan resmi kepada pihak DPP di Jakarta.

Partai Golkar menyiapkan 3 kategori utama persetujuan dan diskresi pencalonan dari Ketua Umum untuk mengakomodasi berbagai dinamika di daerah.

Dalam konteks persiapan Musda Golkar Kabupaten Garut, ia menyebut adanya komunikasi intensif dari daerah kepada DPP menjadi bagian penting apabila terdapat bakal calon yang membutuhkan persetujuan khusus.

“Kalau tidak ada permohonan, maka tidak ada permintaan khusus dan perlakuan khusus,” jelasnya menambahkan.

Menjaga Soliditas dan Semangat Kolaboratif Menjelang Musda

Di tengah menghangatnya dinamika menjelang pemilihan ketua baru ini, Kang Ahe juga mengingatkan seluruh kader dan bakal calon agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai pemicu perpecahan.

Ia mendorong para kandidat untuk membangun komunikasi yang sehat dan pendekatan kolaboratif sehingga proses Musda tetap berjalan dalam suasana yang kondusif dan damai.

  • Membangun komunikasi aktif dengan seluruh jajaran pengurus partai di berbagai tingkatan.
  • Menghindari segala bentuk tendensi perpecahan akibat perbedaan dukungan politik.
  • Mengutamakan semangat kebersamaan demi kemajuan Partai Golkar di Garut.

“Apapun alasannya, sesuai amanat DPP Partai Golkar, bagi para kandidat di daerah untuk melakukan pendekatan kolaboratif, agar tidak timbul tendensi perpecahan,” ujarnya.

Menurut pandangannya, kompromi dan komunikasi politik yang baik menjadi jalan yang sangat penting untuk menjaga soliditas internal partai dalam jangka panjang.

Sebab, siapa pun kader yang nantinya terpilih memimpin harus tetap bekerja bersama-sama untuk membesarkan Partai Golkar di Kabupaten Garut.

“Langkah kompromi adalah sebagai jalan keluar yang terbaik, agar menjaga soliditas antar kader dan Partai Golkar di masa depan. Kami akan patuh terhadap AD/ART Partai,” tandasnya.

Dengan demikian, menjelang pelaksanaan Musda Golkar Kabupaten Garut, persoalan persyaratan bakal calon dan kemungkinan pemberian diskresi dari DPP menjadi bagian dari dinamika internal yang terus bergulir.

Setiap bakal calon diwajibkan untuk menempuh prosedur resmi dan administratif yang berlaku jika ingin mendapatkan diskresi dari pimpinan pusat.

Pada akhirnya, mekanisme organisasi yang transparan serta keputusan resmi dari DPP akan menjadi rujukan utama dalam menentukan kelanjutan proses pencalonan ketua baru.

Pertanyaan Umum

Apa saja kategori persetujuan Ketua Umum Golkar untuk pencalonan?

Kategori persetujuan meliputi permintaan khusus dari Ketua Umum, perlakuan khusus bagi kader tertentu, serta permohonan pribadi dari bakal calon yang bersangkutan.

Bagaimana jika bakal calon belum memenuhi syarat administratif Musda?

Bakal calon yang belum memenuhi syarat dapat mengajukan permohonan pribadi kepada Ketua DPP Partai Golkar untuk mendapatkan diskresi khusus sesuai mekanisme organisasi.

Apa pesan utama bagi para kader menjelang Musda Golkar Garut?

Kader dan kandidat diimbau untuk mengutamakan pendekatan kolaboratif, menjaga kompromi, serta menghindari perpecahan demi soliditas partai.

Ringkasan

Menjelang Musda Partai Golkar Garut, kader senior Asep Hendra Bakti (Kang Ahe) menyoroti tiga kategori persetujuan Ketua Umum untuk pencalonan Ketua DPD, yaitu permintaan khusus, perlakuan khusus bagi petahana dua periode dengan prestasi kursi dewan, dan permohonan pribadi atau diskresi bagi bakal calon yang belum memenuhi syarat administratif.

Kang Ahe mengingatkan agar para kandidat menempuh prosedur resmi ke DPP serta mengutamakan pendekatan kolaboratif dan kompromi guna menjaga soliditas internal dan menghindari perpecahan antar kader selama proses pemilihan berlangsung.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan HUT ke-81 TNI, Bupati Dony Tekankan Sinergi Daerah
Status Bupati Bekasi Definitif, DPRD Masih Tunggu Arahan Kemendagri
Daftar Harga OTR Mobil Toyota Oktober 2026: Avanza hingga Fortuner
Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Apresiasi Pengabdian Prajurit
DPRD Surabaya Usulkan Kenaikan Tunjangan Veteran Jadi Rp2 Juta
Tanggapi Pandangan DPRD, Bupati Bojonegoro Lanjutkan 5 Raperda
HUT ke-81 TNI, Pemkot Sukabumi Perkuat Sinergi Pembangunan
HUT ke-81 TNI: Prabowo Tekankan Prestasi di Atas Senioritas

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 01:37 WIB

Peringatan HUT ke-81 TNI, Bupati Dony Tekankan Sinergi Daerah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Status Bupati Bekasi Definitif, DPRD Masih Tunggu Arahan Kemendagri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Daftar Harga OTR Mobil Toyota Oktober 2026: Avanza hingga Fortuner

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:25 WIB

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI, Apresiasi Pengabdian Prajurit

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:07 WIB

DPRD Surabaya Usulkan Kenaikan Tunjangan Veteran Jadi Rp2 Juta

Berita Terbaru

BNI menunjukkan dukungan terhadap pelestarian batik nasional dengan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam operasional perusahaan.

Keuangan

Dukung Perajin Lokal, BNI Perkuat Pelestarian Batik Indonesia

Selasa, 6 Okt 2026 - 01:35 WIB

Olahraga kini bisa menjadi peluang untuk mendapatkan keuntungan finansial dengan pendekatan yang tepat.

Info Komunitas

Cara Mendapatkan Keuntungan Finansial dari Berolahraga

Selasa, 6 Okt 2026 - 01:34 WIB

Daihatsu Rocky 2021 masih menjadi pilihan compact SUV bekas yang diminati berkat efisiensi bahan bakarnya.

Otomotif

Harga, Spesifikasi, dan Pajak Daihatsu Rocky Bekas 2021

Selasa, 6 Okt 2026 - 01:25 WIB

error: Content is protected !!