Redaksiku.com – Kwon Chang-hoon menjadi perbincangan di kalangan pendukung Persija Jakarta setelah namanya dikaitkan dengan Macan Kemayoran menjelang kompetisi musim 2026/2027.
Mantan pemain Timnas Korea Selatan itu disebut masuk dalam radar Persija untuk memperkuat sektor sayap dan gelandang serang.
Rumor tersebut ramai diperbincangkan setelah nama Kwon Chang-hoon muncul dalam daftar klub peminat pada situs pencatatan transfer pemain. Namun, belum terdapat pengumuman resmi dari Persija Jakarta, Jeju SK FC, maupun sang pemain mengenai tercapainya kesepakatan transfer.
Data resmi K League hingga 17 Juli 2026 juga masih mencatat Kwon sebagai pemain Jeju SK FC. Ia memakai nomor punggung 22 dan didaftarkan sebagai seorang gelandang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Karena itu, kabar Kwon Chang-hoon bergabung dengan Persija masih berstatus rumor dan belum dapat dianggap sebagai transfer resmi.
Rumor Kwon Chang-hoon ke Persija Menguat
Nama Kwon Chang-hoon mulai dikaitkan dengan Persija menjelang bergulirnya kompetisi sepak bola Indonesia musim 2026/2027.
Jawa Pos melaporkan bahwa pemain berusia 32 tahun tersebut disebut sebagai salah satu target terbaru Persija untuk menambah pilihan di sektor serangan.
Rumor menjadi semakin ramai setelah informasi mengenai ketertarikan Persija menyebar melalui media sosial dan berbagai akun penggemar sepak bola.
Kwon dianggap sebagai nama menarik karena pernah bermain di kompetisi Eropa serta memiliki pengalaman bersama Timnas Korea Selatan.
Meski demikian, laporan tersebut menegaskan bahwa Persija maupun Kwon belum mengumumkan transfer secara resmi. Belum terdapat pula informasi mengenai durasi kontrak, nilai transfer, jadwal kedatangan, atau pemeriksaan medis.
Status Kwon Chang-hoon Masih Pemain Jeju SK
Berdasarkan profil pemain resmi K League, Kwon Chang-hoon masih terdaftar sebagai pemain Jeju SK FC.
Profil tersebut mencantumkan Kwon sebagai gelandang bernomor punggung 22. Pemain kelahiran Seoul tersebut memiliki tinggi badan 174 sentimeter dan berat 69 kilogram.
Jeju SK mendatangkan Kwon pada Januari 2026 setelah ia meninggalkan Jeonbuk Hyundai Motors.
Kedatangannya merupakan salah satu pilihan utama pelatih Sergio Costa yang pernah bekerja bersama Kwon ketika berada dalam staf kepelatihan Timnas Korea Selatan.
Kwon saat itu mengaku senang memulai tantangan baru bersama Jeju dan berjanji memberikan kemampuan terbaiknya untuk klub serta para pendukung.
Belum terdapat pengumuman resmi dari Jeju mengenai pelepasan Kwon ke klub lain. Hal tersebut memperkuat kesimpulan bahwa pembicaraan mengenai Persija masih berada pada tahap rumor.
Statistik Kwon Chang-hoon pada Musim 2026
Kwon telah tampil dalam 13 pertandingan K League 1 bersama Jeju SK pada musim 2026.
Data resmi liga mencatat ia belum mencetak gol atau memberikan assist dalam 13 penampilan tersebut.
Catatan itu memang belum menunjukkan produktivitas terbaik Kwon. Namun, statistik gol dan assist tidak menggambarkan seluruh kontribusinya di lapangan.
Kwon dapat digunakan untuk membantu sirkulasi bola, membuka ruang, melakukan tekanan kepada lawan, dan menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Pengalamannya bermain dalam berbagai posisi juga memberikan fleksibilitas bagi pelatih.
Meski demikian, performa dan kondisi fisiknya tetap menjadi aspek yang perlu diperiksa apabila Persija benar-benar melanjutkan proses transfer.

Siapa Kwon Chang-hoon?
Kwon Chang-hoon lahir di Seoul, Korea Selatan, pada 30 Juni 1994.
Ia merupakan pemain berkaki kiri yang dapat ditempatkan sebagai winger kanan, winger kiri, gelandang serang, maupun gelandang tengah.
Kwon mengawali karier profesionalnya bersama Suwon Samsung Bluewings pada 2013. Ia merupakan produk akademi Maetan High School yang menjadi bagian dari sistem pembinaan Suwon.
Dalam empat musim pertamanya bersama Suwon, Kwon tampil dalam 90 pertandingan liga dengan catatan 18 gol dan tujuh assist.
Penampilan tersebut membuatnya terpilih ke dalam K League Best XI selama dua musim berturut-turut pada 2015 dan 2016.
Kwon kemudian melanjutkan kariernya ke Eropa dan menjadi salah satu pemain Korea Selatan yang memperoleh kesempatan bermain di liga papan atas Prancis serta Jerman.
Pernah Bersinar Bersama Dijon di Liga Prancis
Kwon Chang-hoon bergabung dengan Dijon FCO pada Januari 2017.
Musim terbaiknya di Prancis berlangsung pada 2017/2018. Ia mencetak 11 gol dan memberikan tiga assist dalam 34 pertandingan Ligue 1.
Catatan tersebut membuat Kwon menjadi pemain Korea Selatan keempat yang mampu mencetak sedikitnya 10 gol dalam satu musim di salah satu dari lima liga utama Eropa.
Sebelumnya, pencapaian tersebut pernah dibuat oleh Cha Bum-kun, Park Chu-young, dan Son Heung-min.
Kwon dikenal memiliki tendangan kaki kiri yang kuat dan kemampuan masuk ke kotak penalti dari lini kedua.
Ia juga dapat bergerak dari sisi kanan sebelum membawa bola ke tengah untuk melepaskan tembakan atau memberikan umpan kepada penyerang.
Pengalaman di Ligue 1 membuat namanya semakin dikenal sebagai salah satu gelandang menyerang terbaik Korea Selatan pada masanya.
Melanjutkan Karier di Bundesliga
Setelah bermain bersama Dijon, Kwon melanjutkan karier ke Bundesliga dengan memperkuat SC Freiburg.
Ia menjalani dua musim bersama Freiburg, yakni pada 2019/2020 dan 2020/2021.
Kesempatan bermainnya di Jerman tidak sebanyak ketika memperkuat Dijon. Namun, pengalaman berlatih dan bertanding di Bundesliga tetap memberikan nilai penting dalam perjalanan kariernya.
Bundesliga dikenal sebagai kompetisi dengan tempo tinggi, tuntutan fisik kuat, serta transisi permainan yang cepat.
Pengalaman tersebut dapat menjadi modal apabila Kwon benar-benar pindah ke Indonesia.
Ia telah terbiasa menghadapi berbagai gaya permainan, tingkat tekanan tinggi, dan tuntutan taktik yang berbeda.
Kembali ke Korea Selatan
Kwon kembali memperkuat Suwon Samsung Bluewings pada 2021 sebelum menjalani kewajiban militer bersama Gimcheon Sangmu.
Setelah menyelesaikan tugas militernya, ia kembali ke Suwon dan kemudian pindah menuju Jeonbuk Hyundai Motors menjelang musim 2024.
Bersama Jeonbuk pada musim 2024 dan 2025, Kwon mencatatkan 31 pertandingan K League 1 dengan sumbangan dua gol dan empat assist.
Ia tidak hanya dimainkan di sektor serangan. Pada musim 2025, Kwon juga sempat digunakan sebagai pemain bertahan atau fullback.
Kemampuan bermain di berbagai posisi menjadi salah satu keunggulannya.
Setelah dua musim bersama Jeonbuk, Kwon bergabung dengan Jeju SK pada awal 2026.
Statistik Karier Kwon Chang-hoon di K League
Data resmi K League mencatat Kwon telah bermain dalam 189 pertandingan di seluruh kompetisi liga Korea Selatan.
Dari jumlah tersebut, ia membukukan 23 gol dan 14 assist.
Rinciannya terdiri atas 178 penampilan di K League 1, delapan penampilan di K League 2, serta tiga pertandingan playoff.
Berikut ringkasan catatannya bersama beberapa klub Korea Selatan:
- Suwon Samsung Bluewings: 101 pertandingan, 19 gol dan tujuh assist.
- Gimcheon Sangmu: 43 pertandingan, dua gol dan tiga assist.
- Jeonbuk Hyundai Motors: 32 pertandingan, dua gol dan empat assist.
- Jeju SK FC: 13 pertandingan tanpa gol atau assist.
Statistik tersebut menunjukkan bahwa periode paling produktif Kwon di Korea berlangsung ketika memperkuat Suwon.
Pengalaman Bersama Timnas Korea Selatan
Kwon Chang-hoon memiliki pengalaman panjang bersama tim nasional Korea Selatan dari level junior hingga senior.
Jeju SK mencatat Kwon telah mengoleksi 43 penampilan internasional bersama Timnas Korea Selatan dengan torehan 12 gol.
Ia pernah memperkuat Korea Selatan pada Piala Dunia U-20 2013, Olimpiade Rio 2016, Olimpiade Tokyo, dan Piala Dunia 2022 di Qatar.
Kwon juga pernah tampil pada Piala Asia U-19, Piala Asia U-23, serta Kejuaraan Sepak Bola Asia Timur.
Pengalaman membela tim nasional menjadi salah satu faktor yang membuat namanya menarik bagi klub Indonesia.
Ia telah menghadapi pertandingan internasional dengan tekanan tinggi dan bermain bersama sejumlah pemain terbaik Korea Selatan.
Apakah Kwon Chang-hoon Pernah Tampil di Piala Dunia?
Kwon masuk dalam skuad Korea Selatan pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Korea Selatan ketika itu berhasil lolos dari fase grup dan mencapai babak 16 besar.
Meski bukan pemain utama dalam seluruh pertandingan, keberadaannya di dalam skuad menunjukkan bahwa Kwon pernah dipercaya berada di level tertinggi sepak bola internasional.
Kwon sebelumnya berpeluang tampil pada Piala Dunia 2018. Namun, perjalanan kariernya pada periode tersebut terganggu oleh kondisi fisik.
Pengalamannya kembali ke tim nasional dan masuk skuad Piala Dunia 2022 menjadi bukti kemampuan untuk bangkit dan mempertahankan karier di level profesional.
Posisi Bermain Kwon Chang-hoon
Posisi alami Kwon adalah gelandang serang atau pemain sayap.
Ia lebih sering bermain dari sisi kanan meskipun memiliki kaki dominan kiri. Posisi tersebut memungkinkannya masuk ke area tengah untuk menembak atau memberikan umpan.
Kwon juga dapat dimainkan di sisi kiri dan sebagai gelandang di belakang penyerang.
Ketika berada di Jeonbuk, ia bahkan sempat menjalankan peran sebagai fullback.
Fleksibilitas tersebut dapat membantu sebuah tim ketika menghadapi jadwal padat, perubahan taktik, atau absennya pemain pada posisi tertentu.
Namun, peran terbaik Kwon kemungkinan tetap berada di area yang memungkinkan dirinya terlibat dalam pembangunan serangan.
Kelebihan yang Dapat Ditawarkan kepada Persija
Apabila rumor transfer menjadi kenyataan, Kwon dapat menawarkan pengalaman, fleksibilitas, dan kemampuan teknis.
Ia mempunyai pengalaman bermain di Ligue 1, Bundesliga, K League, kompetisi internasional, Olimpiade, dan Piala Dunia.
Kwon juga dapat mengisi beberapa posisi tanpa membutuhkan perubahan besar dalam susunan pemain.
Kaki kirinya dapat menjadi pilihan untuk mengeksekusi umpan silang, tembakan dari luar kotak penalti, maupun situasi bola mati.
Kehadirannya juga berpotensi membantu pemain muda dalam memahami tuntutan latihan dan pertandingan di level tinggi.
Namun, seluruh manfaat tersebut baru dapat dinilai setelah terdapat kepastian transfer dan Kwon menjalani proses adaptasi dengan sepak bola Indonesia.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Persija
Usia Kwon yang telah mencapai 32 tahun membuat kondisi fisik menjadi salah satu hal penting dalam proses perekrutan.
Persija perlu memastikan pemain berada dalam kondisi siap bertanding dan mampu menghadapi jadwal kompetisi Indonesia.
Produktivitas Kwon pada musim 2026 juga belum terlalu tinggi. Statistik resmi K League mencatat 13 penampilan tanpa gol maupun assist.
Meski demikian, pemain berpengalaman tidak selalu direkrut hanya berdasarkan jumlah gol.
Klub dapat mempertimbangkan kemampuan mengatur tempo, disiplin taktik, pengalaman, kepemimpinan, dan kecocokan dengan kebutuhan tim.
Pemeriksaan medis serta evaluasi performa tetap menjadi bagian penting sebelum kontrak ditandatangani.
Belum Ada Nomor Punggung atau Jadwal Kedatangan
Informasi mengenai nomor punggung Kwon di Persija belum tersedia karena transfernya belum resmi.
Belum ada pula jadwal kedatangan di Indonesia, agenda pemeriksaan medis, maupun perkenalan kepada publik.
Nomor punggung 22 yang saat ini digunakannya merupakan nomor bersama Jeju SK FC.
Informasi yang menyebut Kwon sudah pasti menjadi pemain Persija perlu diperlakukan dengan hati-hati sampai klub mengeluarkan pengumuman.
Konfirmasi resmi biasanya mencakup foto pemain, durasi kontrak, pernyataan klub, dan komentar dari pemain atau pelatih.
Bagaimana Mengetahui Transfer Sudah Resmi?
Pendukung dapat memastikan kebenaran transfer melalui kanal resmi Persija Jakarta.
Pengumuman dari Jeju SK atau perubahan pendaftaran pemain di K League juga dapat menjadi tanda bahwa proses kepindahan telah diselesaikan.
Hingga artikel ini disusun, K League masih mencantumkan Kwon sebagai pemain Jeju SK. Laporan awal mengenai ketertarikan Persija juga menyebut belum ada pengumuman dari klub maupun pemain.
Artinya, kesepakatan belum dapat dinyatakan selesai hanya berdasarkan rumor media sosial atau perubahan daftar klub peminat.
Kesimpulan
Kwon Chang-hoon dirumorkan menjadi target Persija Jakarta untuk kompetisi musim 2026/2027.
Pemain berusia 32 tahun itu mempunyai pengalaman membela Timnas Korea Selatan, Dijon FCO, SC Freiburg, Suwon Samsung Bluewings, Jeonbuk Hyundai Motors, dan Jeju SK.
Ia telah mengoleksi 43 penampilan dan 12 gol bersama Timnas Korea Selatan. Kwon juga pernah masuk dalam skuad Piala Dunia 2022.
Pada level K League, ia memiliki catatan total 189 pertandingan, 23 gol, dan 14 assist.
Namun, hingga 17 Juli 2026, belum ada pengumuman resmi mengenai kepindahannya ke Persija.
Data K League masih mencatat Kwon sebagai pemain Jeju SK FC. Karena itu, publik perlu menunggu konfirmasi dari Persija, Jeju, atau sang pemain sebelum menyebut transfer tersebut telah selesai.
FAQ Kwon Chang-hoon
Siapa Kwon Chang-hoon?
Kwon Chang-hoon adalah pesepak bola Korea Selatan yang bermain sebagai winger dan gelandang serang.
Apakah Kwon Chang-hoon resmi bergabung dengan Persija?
Belum. Hingga 17 Juli 2026, belum ada pengumuman resmi dari Persija, Jeju SK, maupun sang pemain.
Kwon Chang-hoon saat ini bermain di klub mana?
Data resmi K League masih mencatat Kwon sebagai pemain Jeju SK FC.
Berapa usia Kwon Chang-hoon?
Kwon lahir pada 30 Juni 1994 dan berusia 32 tahun.
Apa posisi Kwon Chang-hoon?
Ia dapat bermain sebagai winger kanan, winger kiri, gelandang serang, gelandang tengah, dan dalam kondisi tertentu sebagai fullback.
Apakah Kwon Chang-hoon pernah bermain di Eropa?
Ya. Ia pernah membela Dijon FCO di Ligue 1 Prancis dan SC Freiburg di Bundesliga Jerman.
Berapa gol Kwon ketika bermain untuk Dijon?
Pada musim Ligue 1 2017/2018, Kwon mencetak 11 gol dan memberikan tiga assist dalam 34 pertandingan.
Berapa penampilan Kwon di Timnas Korea Selatan?
Kwon mencatatkan 43 penampilan internasional dengan torehan 12 gol.
Apakah Kwon pernah bermain di Piala Dunia?
Ya. Kwon masuk dalam skuad Korea Selatan pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Berapa statistik Kwon di K League?
Data resmi K League mencatat 189 pertandingan, 23 gol, dan 14 assist sepanjang kariernya di kompetisi liga Korea Selatan.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber






