Kakorlantas Polri Hentikan Penggunaan Sirene dan Strobo, Respons atas Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk

- Penulis

Sabtu, 20 September 2025 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Hentikan Penggunaan Sirene dan Strobo, Respons atas Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk”

Kakorlantas Polri Hentikan Penggunaan Sirene dan Strobo, Respons atas Gerakan “Stop Tot Tot Wuk Wuk”

Redaksiku.com – Kepolisian Republik Indonesia melalui Kakorlantas Polri atau Korps Lalu Lintas (Korlantas) mengambil langkah tegas terkait maraknya keluhan masyarakat soal penggunaan sirene, strobo, dan rotator di jalan raya.

Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengumumkan penghentian sementara penggunaan perangkat pengawalan tersebut, usai gerakan masyarakat bertajuk Stop Tot Tot Wuk Wuk di Jalan ramai digaungkan di media sosial.

Aspirasi Publik Jadi Pertimbangan

Dalam beberapa pekan terakhir, linimasa media sosial dipenuhi unggahan warganet yang menyoroti penggunaan sirene dan strobo. Suara tot tot dan wuk wuk yang sering terdengar di jalan dianggap mengganggu kenyamanan berkendara, apalagi di tengah kondisi lalu lintas perkotaan yang padat.

Menanggapi gelombang protes itu, Kakorlantas Irjen Pol Agus menegaskan pihaknya segera melakukan evaluasi internal. Ia menganggap setiap masukan publik merupakan hal positif yang perlu ditindaklanjuti secara serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Semua masukan masyarakat itu adalah hal positif untuk kita, dan ini langsung saya evaluasi, kata Agus saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (19/9/2025).

Evaluasi Aturan Penggunaan Sirene

Agus menjelaskan, penggunaan sirene, strobo, maupun rotator sebenarnya sudah diatur dalam ketentuan tertentu, terutama untuk keperluan darurat, pengawalan, hingga operasional kepolisian di lapangan. Namun, ia mengakui bahwa praktik di lapangan tidak jarang menimbulkan persepsi negatif.

Ini kita evaluasi, biarpun memang ada ketentuannya tentang kapan sirene boleh digunakan, termasuk bunyi ˜tot tot™ yang sering dikeluhkan, ujar Agus.

Pernyataan tersebut menandakan bahwa Polri tidak menutup mata terhadap keresahan masyarakat, sekaligus membuka ruang untuk perbaikan dalam aturan maupun penerapan di lapangan.

Kakorlantas Polri Hentikan Penggunaan Sirene dan Strobo, Respons atas Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk
Kakorlantas Polri Hentikan Penggunaan Sirene dan Strobo, Respons atas Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk

Kakorlantas Tak Lagi Gunakan Strobo

Secara mengejutkan, Agus juga mengungkapkan bahwa dirinya pribadi sudah berhenti menggunakan pengawalan dengan sirene dan strobo. Ia menyebut keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan contoh nyata kepada jajaran Korlantas.

Bahkan saya, selaku Kakorlantas, sudah membekukan penggunaan suara-suara itu dalam pengawalan. Karena masyarakat terganggu, apalagi ketika kondisi jalan sedang padat, tegasnya.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa perubahan kebijakan di tubuh kepolisian bisa dimulai dari pucuk pimpinan, bukan hanya instruksi di atas kertas.

Penghentian Sementara untuk Korlantas

Agus menambahkan, keputusan membekukan penggunaan sirene dan strobo berlaku untuk seluruh jajaran Korlantas. Ia mengapresiasi keberanian masyarakat dalam menyampaikan aspirasi, yang menurutnya justru membantu Polri dalam memperbaiki kualitas pelayanan publik.

Saya berterima kasih kepada masyarakat. Untuk sementara, penggunaan sirene dan strobo di Korlantas kita bekukan. Semoga ke depan tidak perlu lagi ada ˜tot tot™ di jalan, katanya.

Gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk Jadi Pemicu

Fenomena gerakan Stop Tot Tot Wuk Wuk di Jalan awalnya muncul sebagai bentuk sindiran warganet terhadap intensitas penggunaan sirene dan strobo. Banyak yang menilai bahwa penggunaannya sering kali tidak sesuai kebutuhan mendesak, sehingga dianggap mengganggu lalu lintas dan bahkan menimbulkan kesan arogansi.

Dari media sosial, gerakan ini kemudian meluas menjadi topik perbincangan publik. Tidak sedikit tokoh masyarakat, pengamat transportasi, hingga pegiat lalu lintas yang turut mengkritisi penggunaan sirene secara berlebihan.

Dorongan untuk Transparansi dan Akuntabilitas

Keputusan Kakorlantas membekukan penggunaan sirene dinilai sebagai langkah maju dalam membangun transparansi dan akuntabilitas kepolisian. Dengan kebijakan ini, publik diharapkan bisa merasakan bahwa aspirasi mereka benar-benar diperhatikan.

Pengamat lalu lintas menilai, keputusan tersebut bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri, terutama di bidang pelayanan lalu lintas yang langsung bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari.

Tantangan Implementasi di Lapangan

Meski kebijakan penghentian sementara telah diumumkan, tantangan terbesar terletak pada implementasinya di lapangan. Tidak sedikit anggota kepolisian yang terbiasa menggunakan sirene untuk melancarkan tugas pengawalan, terutama di jalan-jalan protokol.

Oleh karena itu, evaluasi yang dilakukan perlu disertai sosialisasi internal agar seluruh personel memahami pentingnya menekan penggunaan sirene hanya untuk situasi benar-benar mendesak.

Harapan Masyarakat

Masyarakat berharap langkah ini bukan hanya kebijakan sementara, melainkan menjadi momentum untuk merevisi aturan penggunaan sirene agar lebih tegas. Banyak pengendara menilai, sirene sebaiknya digunakan hanya untuk kendaraan darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, atau situasi kritis lainnya.

Kalau untuk pengawalan pejabat sebenarnya tidak masalah, asal jelas urgensinya. Jangan sampai digunakan di jalan yang sedang macet hanya untuk kepentingan pribadi, ujar salah seorang warga di Jakarta.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Bersejarah! Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Disalurkan untuk Rakyat Palestina
Viral! Nenek Penjual Siomai di Sragen Diduga Menahan Dompet yang Ditemukannya dan Minta Tebusan Rp1 Juta
Shock! Pertamax Tembus Rp16.250/Liter, Ini Alasan Resmi dari Pertamina
Viral! Warga di Kendari Jadi Korban Tabrakan Setelah Tegur Pengendara Ugal-Ugalan
Viral! Wanita Bakar 13 Sertifikat Prestasi, Curhatannya Bikin Netizen Terbelah
Bayar Pajak Dapat Diskon, Bonus Doa Berangkat Umrah
Viral! Pria Lamar Kekasih di Lampu Merah, Reaksi Pengendara Bikin Heboh
Masih Ada Stok Sisa Kurban? Begini 10 Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar untuk Menjaga Kualitas

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:47 WIB

Momen Bersejarah! Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Disalurkan untuk Rakyat Palestina

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:35 WIB

Viral! Nenek Penjual Siomai di Sragen Diduga Menahan Dompet yang Ditemukannya dan Minta Tebusan Rp1 Juta

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:58 WIB

Shock! Pertamax Tembus Rp16.250/Liter, Ini Alasan Resmi dari Pertamina

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:16 WIB

Viral! Warga di Kendari Jadi Korban Tabrakan Setelah Tegur Pengendara Ugal-Ugalan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:22 WIB

Bayar Pajak Dapat Diskon, Bonus Doa Berangkat Umrah

Berita Terbaru

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4d WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66 bokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep sma
Dilindungi Oleh
Shield Security