Pameran Otomotif Beijing Soroti Ambisi China Kembangkan Mobil Tanpa Pengemudi

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pameran Otomotif Beijing Soroti Ambisi China Kembangkan Mobil Tanpa Pengemudi

Pameran Otomotif Beijing Soroti Ambisi China Kembangkan Mobil Tanpa Pengemudi

Redaksiku.com – Pameran otomotif terbesar di dunia yang digelar di Beijing kembali menjadi panggung unjuk kekuatan industri kendaraan global.

Namun, ada satu hal yang mencuri perhatian dalam gelaran tahun ini: minimnya peran pengemudi manusia.

Di tengah ratusan produsen otomotif, ribuan kendaraan, serta ratusan ribu pengunjung yang memadati area pameran, teknologi berkendara otonom menjadi sorotan utama.

Ajang bergengsi Beijing Auto Show tersebut menampilkan evolusi terbaru industri otomotif China yang kini tidak lagi hanya berfokus pada kendaraan listrik, tetapi juga pada pengembangan sistem berkendara tanpa intervensi manusia atau autonomous driving.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Transformasi Industri Otomotif China

Dalam beberapa tahun terakhir, produsen mobil asal China berhasil menguasai pasar kendaraan listrik domestik dan mulai memperluas pengaruhnya ke pasar global. Kini, mereka bergerak lebih jauh dengan mengembangkan teknologi kecerdasan buatan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang sepenuhnya otomatis.

Di tengah persaingan yang sangat ketat, hampir seluruh produsen otomotif besar di China berlomba-lomba mengembangkan sistem hands-free driving. Teknologi ini tidak hanya menjadi fitur tambahan, tetapi juga strategi utama untuk meningkatkan daya saing dan membuka sumber pendapatan baru.

Menurut Tu Le dari Sino Auto Insights, kondisi pasar otomotif China saat ini sangat berbeda dibandingkan negara lain. Hampir semua produsen telah mengintegrasikan fitur berkendara cerdas dalam produk mereka, menjadikannya sebagai standar baru dalam industri.

Investasi Besar pada Teknologi Otonom

Perkembangan pesat teknologi ini tidak lepas dari investasi besar yang digelontorkan oleh berbagai perusahaan. Salah satu pemain utama, Huawei, mengumumkan rencana investasi hingga 80 miliar yuan dalam lima tahun ke depan untuk mengembangkan perangkat lunak dan sistem komputasi kendaraan otonom.

Langkah ini menunjukkan bahwa masa depan industri otomotif tidak hanya ditentukan oleh mesin atau desain kendaraan, tetapi juga oleh kekuatan perangkat lunak dan kecerdasan buatan. Mobil kini berkembang menjadi platform teknologi yang terintegrasi dengan berbagai layanan digital.

Pameran Otomotif Beijing Soroti Ambisi China Kembangkan Mobil Tanpa Pengemudi
Pameran Otomotif Beijing Soroti Ambisi China Kembangkan Mobil Tanpa Pengemudi

Integrasi AI dalam Kendaraan

Beberapa produsen bahkan telah menghadirkan inovasi berbasis AI yang semakin mendekatkan konsep mobil tanpa pengemudi menjadi kenyataan. Xpeng, misalnya, memperkenalkan model terbaru yang memungkinkan pengemudi memberikan perintah secara natural, seperti meminta kendaraan untuk parkir di dekat pintu masuk pusat perbelanjaan.

Sementara itu, Xiaomi menghadirkan sistem operasi berbasis AI yang tidak hanya mengatur kendaraan, tetapi juga terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari pengguna. Sistem ini memungkinkan pengemudi melakukan reservasi restoran, mencatat ide, hingga memesan kopi langsung dari dalam mobil.

Lebih jauh lagi, teknologi tersebut mampu mendeteksi kondisi emosional pengguna. Ketika sistem membaca tanda-tanda stres atau kelelahan, kendaraan dapat secara otomatis menyesuaikan pencahayaan dan musik untuk menciptakan suasana yang lebih nyaman saat tiba di rumah.

Tantangan di Pasar Domestik

Meski inovasi terus berkembang, industri otomotif China juga menghadapi tekanan di pasar domestik. Penjualan kendaraan penumpang mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Pada kuartal pertama tahun ini, penjualan turun sekitar 17 persen, dipicu oleh penghentian program subsidi pemerintah.

Perusahaan besar seperti BYD bahkan mencatat penurunan penjualan selama tujuh bulan berturut-turut. Kondisi ini mendorong produsen untuk mencari sumber pertumbuhan baru di luar negeri.

Ekspansi Global Jadi Strategi Utama

Di tengah perlambatan domestik, ekspor kendaraan China justru mengalami lonjakan tajam. Pada kuartal pertama, ekspor meningkat lebih dari 60 persen, menunjukkan pergeseran fokus industri ke pasar internasional.

Salah satu perusahaan yang agresif melakukan ekspansi adalah Chery. Produsen ini mulai memasuki pasar Inggris sejak Agustus 2025 dan mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan penjualan mencapai 13.500 unit dalam beberapa bulan.

Chery bahkan menargetkan penjualan global hingga 10 juta unit per tahun pada 2030, meningkat dua kali lipat dibandingkan target sebelumnya. Strategi ini menunjukkan ambisi besar produsen China untuk menjadi pemain dominan di pasar global.

Robotaxi dan Masa Depan Transportasi

Selain kendaraan pribadi, fokus pengembangan juga diarahkan pada transportasi berbasis layanan, seperti robotaxi. Geely mengumumkan rencana untuk mengoperasikan ribuan taksi tanpa pengemudi secara global melalui unit ride-hailing mereka.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya untuk bersaing dengan perusahaan teknologi asal Amerika Serikat seperti Waymo, yang telah lebih dulu mengembangkan layanan robotaxi di kota-kota besar seperti San Francisco dan Los Angeles.

Di China sendiri, layanan robotaxi sudah mulai diuji di beberapa kota, meskipun implementasinya masih terbatas.

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wajib Tahu 7 Cara Cek Pajak Kendaraan Online Lewat HP
EV Battery vs Home Battery Storage: Should Your Car Power Your House?
Terbaru! 5 Fakta New Honda Vario Evo 160 Baru Rilis
Mengapa Harga Pertamax Naik pada 10 Juni 2026? Ini Alasan Sebenarnya dan Dampaknya bagi Masyarakat
Kendaraan Listrik Mau Kena Pajak? INDEF Bongkar Risiko Besar untuk Industri EV Indonesia!
Transparansi Biaya Baterai Mobil Elektrifikasi, Toyota dan Jaecoo Buka Detail untuk Konsumen Indonesia
ITM Siap Gaspol Rayakan HUT Ke-20
Sewa Mobil Bandara Bali Terpercaya Lengkap dengan Daftar Harganya

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:34 WIB

Wajib Tahu 7 Cara Cek Pajak Kendaraan Online Lewat HP

Selasa, 30 Juni 2026 - 15:11 WIB

EV Battery vs Home Battery Storage: Should Your Car Power Your House?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:01 WIB

Terbaru! 5 Fakta New Honda Vario Evo 160 Baru Rilis

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:02 WIB

Mengapa Harga Pertamax Naik pada 10 Juni 2026? Ini Alasan Sebenarnya dan Dampaknya bagi Masyarakat

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:51 WIB

Kendaraan Listrik Mau Kena Pajak? INDEF Bongkar Risiko Besar untuk Industri EV Indonesia!

Berita Terbaru