Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim

Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim

Namun, pernyataan tersebut belum menjadi keputusan resmi karena penentuan staangan FIFA dan harus dikoordinasikan bersama seluruh tuan rumah.

Morocco juga melakukan pendekatan kuat agar final berlangsung di stadion baru yang sedang dibangun di dekat Casablanca.

Tiga Kandidat Stadion Final

Tiga stadion muncul sebagai kandidat utama untuk menggelar final Piala Dunia 2030:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Stadion Lokasi Perkiraan kapasitas
Grand Stade Hassan II Dekat Casablanca, Maroko 115.000
Santiago Bernabéu Madrid, Spanyol 83.000
Camp Nou Barcelona, Spanyol 105.000

Grand Stade Hassan II dirancang menjadi salah satu stadion sepak bola terbesar di dunidang dibangun di kawasan Benslimane, tidak jauh dari Casablanca.

Santiago Bernabéu memiliki pengalaman panjang menggelar pertandingan besar, termasuk final Piala Dunia 1982.

Camp Nou juga menjadi kandidat setelah renovasinasitas yang diproyeksikan mencapai sekitar 105.000 tempat duduk.

FIFA belum menetapkan satu dari tiga stadion tersebut sebagai lokasi final.

Maroko Memburu Sejarah di Afrika

Apabila Grand Stade Hassan II dipilih, Casablanca akan menjadi kota Afrika kedua yang menyelenggarakan final Piala Dunia.

Final pertama di Afrika berlangsung di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 2010. Menai juara dalam pertandingan tersebut setelah mengalahkan Belanda.

Maroko menilai pembangunan stadion besar, pengembangan jalur kereta cepat, dan peningkatan infrastruktur dapat mendukung pencalonannya.

Proyek transportasi danting dari persiapan negara tersebut menuju 2030.

Morocco juga telahocco juga telah otomatis lolos ke Piala Dunia 2kan pembangunan tim nasional untuk tampil sebagai penantang di kandang sendiri.

Spanyol Berpeluang Menjadi Pusat Pertandingan

Spanyol memiliki banyak stadion berkapasitas besar serta pengalaman menggelar turnamen internasional.

Negara tersebut pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia pnabéu menjadi lokasi pertandingan final ketika Italia mengalahkan Jerman Barat.

Selain Bernabéu dan Camp Nou, pencalonan Spanyol juga melibatkan stadion-stadion di beberapa kota besar.

Namun, daftar akhir lokasi pertandingan belum diumumkan FIFA. Jumlah pertandingan yang diterima setiap negara juga masih menunggu kesepakatan antara penyelenggara dan federasi internasional.

Sebagai juara Piala Dunuang memasuki turnamen 2030 dengan status juara bertahan sekaligus tuan rumah.

Peran Portugal dalam Piala Dunia 2030

Portugal menjadi penghubung geografis antara pertandingan di Spanyol dan Maroko.

Negara tersebut mempunyai pengalaman menyelenggarakan turnamen besar, termasuk Kejuaraan Eropa 2004 dan sejumlah pertandingan kompetisi antarklub UEFA.

Lisbon dan Porto menjadi pusat utama dalam rencana penyelenggaraan pertandingan Portugal.

Meskipun Portugal tidak menjadi kandidat terkuat untuk menggelar final, negara tersebut tetap akan mendapatkan pertandingan fase grup dan kemungkinan pertandingan babak gugur sesuai pembagian yang nantinya ditetapkan FIFA.

Tantangan Perjalanan Lintas Tiga Benua

Konsep enam negara pada tiga benua memberikan nilai historis, tetapi juga menciptakan tantangan logistik.

Tim yang bermain dalam pertandingan peringatan di Amerika Selatan harus melakukan perjalanan lintas Samudra Atlantik sebelum melanjutkan fase grup di Maroko, Portugal, atau Spanyol.

Penyelenggara harus mengatur waktu istirahat, penerbangan, pemulihan fisik, perubahan zona waktu, serta perpindahan pendukung.

Perjalanan dari Amerika Selatan menuju Eropa atau Afrika dapat memakan waktu belasan jam, belum termasuk proses menuju hotel dan lokasi latihan.

FIFA perlu memastikan tim yang mengikuti laga peringatan tidak dirugikan secara kompetitif karena perjalanan lebih jauh dibandingkan peserta lain.

Tantangan Lingkungan dan Emisi

Piala Dunia 2030 akan melibatkan perjalanan antarbenua dan banyak perpindahan penonton.

Keadaan tersebut berpotensi meningkatkan emisi penerbangan dibandingkan turnamen yang terpusat di satu kawasan.

Penyelenggara telah memasukkan komitmen keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan dalam dokumen pencalonan. FIFA juga menilai aspek transpnan, lingkungan, dan hak asasi manusia sebelum menyetujui pencalonan bersama.

Namun, efektivitas rencana tersebut baru dapat dinilai setelah jadwal pertandingan dan pembagian stadion diumumkan.

Kapan Kualifikasi Piala Dunia 2030 Dimulai?

Jadwal lengkap kualifikasi belum diumumkan untuk seluruh konfederasi.

Setiap kawasan akan menyusun kompetisi kualifikasi berdasarkan jumlah tiket yang diberikan FIFA dan format akhir turnamen.

Kepastian jumlah peserta menjadi sangat penting. Format 48 tim dan 64 tim akan menghasilkan pembagian tiket yang berbeda untuk UEFA, AFC, CAF, CONMEBOL, Concacaf, serta OFC.

Enam negara tuan rumah sudah dipastikan lolos otomatis. Negara lain, kualifikasi yang diselenggarakan konfederasi masing-masing.

Apakah Indonesia Bisa Lolos ke Piala Dunia 2030?

Indonesia harus mengikuti kualifikasi zona Asia yang dikelola Konfederasi Sepak Bola Asia atau AFC.

Peluang Indonesia akan dipengaruhi jumlah tiket Asia dalam format akhir turnamen.

Apabila Piala Dunia tetap menggunakan 48 peserta, struktur kualifikasi kemungkinan tidak jauh berbeda dari edisi 2026, meskipun AFC masih dapat melakukan penyesuaian.

Apabila proposal 64 tim disetujui, Asia berpotensi menerima, belum ada pembagian kuota resmi karena FIFA belum menyetujui format tersebut.

Hal yang Sudah dan Belum Dipastikan

Berikut perkembangan Piala Dunia 2030 yang sudah resmi:

  • Maroko, Portugal, dan Spanyol menjadi tuan rumah utama.
  • Uruguay, Argentina, dan Paraguay menggelar masing-masing satu pertandingan peringatan.
  • Turnamen berlangsung pada tiga benua.
  • Enam negarai pusat perayaan seratus tahun Piala Dunia.

Hal-hal yang masih menunggu keputusan:

  • Jumlah peserta, tetap 48 atau diperluas menjadi 64 tim.
  • Stadion pertandingan final.
  • Jadwal lengkap pertandingan.
  • Pembagian laga untuk setiap negara.
  • Daftar akhir stadion dan kota penyelenggara.
  • Format serta kuota kualifikasi setiap konfederasi.

Kesimpulan

Piala Dunia FIFA 2030 akan diselenggarakan di enam negara pada tiga benua.

Maroko, Portugal, dan Spanyol menjadi tuan rumah utama. Uruguay, Argentina, dan Paraguay masing-masing akan menggelar satu pertandingan untuk memperingati seratus tahun Piala Dunia.

Keenam negara tersebut mendapatkan tiket otomatis ke putaran final.

Perkembangan terbaru adalah dorongan CONMEBOL agar turnamen diperlmun, FIFA belum menyetujui usulan tersebut sehingga format resmi belum berubah.

Persaingan juga terjadi dalam penentuan lokasi final. Maroko mengajukan Grand Stade Hassan II di dekat Casablanca, sedangkan Spanyol mempunyai Santiago BernFA belum memutuskan stadion final maupun pembagian pertandingan secara lengkap.

FAQ Piala Dunia FIFA 2030

Siapa tuan rumah Piala Dunia 2030?

Tuan rumah utamanya adalah Maroko, Portugal, dan Spanyol. Uruguay, Argentina, dan Paraguay masing-masing menggelar satu pertandingan peringatan.

Mengapa Piala Dunia 2030 digelar di enam negara?

Format tersebut dipilih untuk memperingati 100 tahun Piala Dunia yang pertama kali berlangsung di Uruguay pada 1930.

Apakah Piala Dunia 2030 diikuti 64 tim?

Belum. CONMEBOL mengusulkan format 64 tim, tetapi FIFA belum memberikan persetujuan.

Berapa jumlah peserta Piala Dunia 2030?

Format 48 tim masih menjadi dasar perencanaan. Jumlah tersebut dapat berubah apabila FIFA menyetujui proposal baru.

Negara mana yang otomatis lolos?

Maroko, Portugal, Spanyol, Uruguay, Argentina, dan Paraguay otomatis lolos sebagai negara penyelenggara.

Di mana pertandingan pembukaan berlangsung?

Pertandingan peringatan pertama direncanakan berlangsung di Estadio Centenario, Montevideo, Uruguay.

Di mana final Piala Dunia 2030 digelar?

Lokasi final belum ditetapkan FIFA.

Stadion apa yang menjadi kandidat final?

Kandidat utamanya adalah Grand Stade Hassan II, Santiago Bernabéu, dan Camp Nou.

Kapan Piala Dunia 2030 berlangsung?

Dokumen pencalonan mengusulkan periode utama pada 13 Juni hingga 21 Juli 2030. Jadwal final masih menunggu pengumuman FIFA.

Apakah Indonesia sudah lolos?

Belum. Indonesia harus mengikuti kualifikasi zona Asia untuk memperoleh tiket ke Piala Dunia 2030.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringkat Dunia FIFA Terbaru Juli 2026: Spanyol Nomor 1, Indonesia Posisi 118
Pemain Terbaik Piala Dunia 2026: Rodri Raih Golden Ball Setelah Bawa Spanyol Juara
Kapolres Barru Hadiri Bupati Cup III, Dukung Pembinaan Atlet Daerah
Pemenang Piala Dunia 2026: Spanyol Kalahkan Argentina 1-0 di Final
Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain
Hasil Prancis vs Inggris 4-6: Saka Hat-trick, Mbappe Cetak Rekor
Marc Cucurella Janji Tato Wajah Luis de la Fuente jika Spanyol Juara Dunia
Kwon Chang-hoon Dirumorkan Gabung Persija Jakarta, Ini Profil dan Status Terbarunya

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:29 WIB

Piala Dunia FIFA 2030 Digelar di Enam Negara, Muncul Usulan Format 64 Tim

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:38 WIB

Pemain Terbaik Piala Dunia 2026: Rodri Raih Golden Ball Setelah Bawa Spanyol Juara

Senin, 20 Juli 2026 - 23:14 WIB

Kapolres Barru Hadiri Bupati Cup III, Dukung Pembinaan Atlet Daerah

Senin, 20 Juli 2026 - 10:31 WIB

Pemenang Piala Dunia 2026: Spanyol Kalahkan Argentina 1-0 di Final

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:17 WIB

Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: Jadwal, Kondisi Tim, dan Prediksi Susunan Pemain

Berita Terbaru