Barru, Redaksiku.com – Polres Barru menandai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan aksi pelestarian lingkungan. Bersama Pemerintah Kabupaten Barru, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), komunitas pemerhati lingkungan, dan masyarakat, mereka melepas 58 ekor tukik di Pantai Cilellang Selatan, Desa Cilellang, Kecamatan Mallusetasi, Jumat, 26 Juni 2026.
Pelepasan anak penyu itu menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian satwa yang dilindungi sekaligus mempertahankan keseimbangan ekosistem pesisir.
Prosesi pelepasan dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkopimda, kemudian diikuti tamu undangan dan masyarakat. Tukik-tukik itu dilepas menuju laut sebagai simbol harapan bagi keberlangsungan populasi penyu di pesisir Barru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap mengatakan peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya dimaknai sebagai momentum meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan menjaga keamanan.
Menurut dia, Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas lingkungan, dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir serta menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya melestarikan sumber daya alam bagi generasi mendatang,” kata Ananda.
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Cilellang, Komunitas Pemuda Cilellang Fishing, Polres Barru, serta sejumlah pihak yang selama ini mendukung konservasi habitat penyu di wilayah pesisir Kabupaten Barru.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, Kapolres Barru bersama Ketua Bhayangkari Cabang Barru, Wakapolres Barru, unsur TNI, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta berbagai elemen masyarakat.
Kegiatan itu mendapat apresiasi dari warga. Selain menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80, pelepasan tukik dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir dan laut.
Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI-Polri, komunitas, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Editor : Hengki






