Ini 5 Cara Mengolah Pare agar Tetap Enak dan Renyah
Pare dikenal sebagai salah satu sayuran yang menyehatkan namun memiliki rasa pahit yang khas.
Tak jarang, rasa pahit ini membuat banyak orang enggan mengonsumsinya, padahal mengandung berbagai nutrisi penting seperti vitamin C, antioksidan, dan serat tinggi yang baik untuk pencernaan.
Kabar baiknya, rasa pahitnya bisa dikurangi, bahkan dihilangkan, dengan cara pengolahan yang tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
5 Cara Mengolah Pare
1. Iris Tipis dan Remas dengan Garam
Langkah pertama untuk mengurangi rasa pahit adalah dengan mengirisnya setipis mungkin.
Irisan tipis membuat permukaan yang terkena proses pengolahan lebih luas, sehingga zat pahit bisa lebih mudah keluar.
Setelah diiris, pare sebaiknya direndam dan diremas dengan garam selama 1015 menit. Garam membantu mengeluarkan cairan pahit.
Setelah diremas, pare bilas dengan air mengalir untuk menghilangkan sisa garam dan getah yang telah keluar.
2. Rebus dengan Air Garam atau Air Asam
Setelah proses perendaman, bisa direbus selama beberapa menit. Untuk mengurangi rasa pahit, sebaiknya air rebusan diberi tambahan garam atau cairan asam seperti air perasan asam jawa atau cuka.
Teknik ini sangat efektif, apalagi jika akan digunakan untuk tumisan atau campuran sayur lodeh. Yang masih muda umumnya memiliki rasa pahit yang tidak sekuat yang sudah tua.
3. Campur dengan Bahan Beraroma Kuat
Jika ingin memasak pare sebagai lauk, kombinasikan dengan bahan beraroma kuat seperti bawang putih, cabai, atau terasi.
Bahan-bahan ini mampu menyeimbangkan cita rasa pahit dan menambah kelezatan masakan.
Misalnya, bisa ditumis dengan bawang putih, cabai merah, dan ikan teri goreng. Aroma dan rasa dari bahan tambahan ini akan membuat terasa lebih nikmat.
4. Goreng Sebentar sebelum Dimasak
Menggoreng pare sebentar sebelum dicampurkan ke dalam masakan juga bisa mengurangi rasa pahitnya.
Cara ini membantu mengunci kelembapan di dalam dan membuatnya lebih garing.
Teknik ini cocok jika ingin membuat keripik atau goreng balado.
5. Pilih Pare yang Masih Muda
Pare muda umumnya memiliki rasa pahit yang lebih ringan dibandingkan dengan yang sudah tua.
Ciri yang muda bisa dilihat dari warnanya yang hijau cerah dan kulitnya yang tidak terlalu keriput.
Selain itu, bijinya belum terlalu keras dan teksturnya lebih lembut saat dimasak.
Menggunakan yang muda akan memberikan hasil masakan yang lebih segar dan tidak terlalu pahit, meski tanpa perlakuan khusus sekalipun.
Follow Sosial Media Redaksiku : Facebook, Instagram, Tiktok, X, Youtube, Pinterest






