Gus Viral Dapat Salam Tempel di Acara Maulid, Netizen Pro Kontra

- Penulis

Rabu, 10 September 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gus Viral Dapat Salam Tempel di Acara Maulid, Netizen Pro Kontra

Gus Viral Dapat Salam Tempel di Acara Maulid, Netizen Pro Kontra

Redaksiku.com – Media sosial kembali heboh setelah beredar sebuah video yang memperlihatkan momen seorang pria disebut-sebut sebagai Gus menerima salam tempel berupa uang tunai dalam sebuah acara maulid.

Rekaman tersebut diunggah di Instagram dan Facebook, lalu cepat menyebar hingga jadi bahan diskusi panjang di jagat maya.

Meskipun video ini singkat, dampaknya besar. Publik langsung terbagi dua: ada yang menganggap wajar sebagai bentuk tradisi, ada juga yang menilai sikap sang Gus kurang pantas karena dilakukan di acara bernuansa religius.

Awal Video Viral

Video ini pertama kali muncul dari akun Instagram @recehxixi, yang memang sering mengunggah konten unik atau lucu. Dalam video tersebut terlihat antrean panjang jemaah yang menunggu giliran untuk bersalaman dengan sang Gus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setiap kali jemaah menyalami, mereka memberikan salam tempel berupa uang tunai. Sang Gus kemudian menerima salam itu dan, di beberapa momen, terlihat langsung memasukkan uang ke dalam saku gamis putih yang dikenakannya.

Momen sederhana ini ternyata sukses jadi bahan pembicaraan warganet. Bukan hanya karena nominal uang yang tampak lumayan banyak, tapi juga karena cara sang Gus menyalami jemaah dengan tangan kiri, yang oleh sebagian orang dianggap tidak sopan.

Kritik Netizen: Soal Adab dan Makna Acara

Kolom komentar pun langsung ramai. Banyak warganet yang menyoroti gestur tangan kiri. Dalam tradisi keagamaan, berjabat tangan biasanya lebih diutamakan dengan tangan kanan, sebagai simbol penghormatan.

Salamnya kok tangan kiri? Harusnya kan lebih sopan kalau pakai tangan kanan, tulis salah satu komentar.

Selain itu, momen ketika sang Gus memasukkan uang ke saku gamisnya juga menuai kritikan. Ada yang menganggap tindakan itu terlalu terang-terangan dan seolah mengaburkan makna acara maulid yang seharusnya khusyuk.

Bahkan, di Facebook, beberapa akun menyindir fenomena ini sebagai ladang duit bagi oknum yang disebut-sebut sebagai habib palsu. Komentar semacam ini makin memperkeruh suasana karena memunculkan narasi bahwa ada pihak yang memanfaatkan status agama untuk keuntungan pribadi.

GUS VIRAL DAPAT SALAM TEMPEL DI ACARA MAULID, NETIZEN PRO KONTRA
Gus Viral Dapat Salam Tempel di Acara Maulid, Netizen Pro Kontra

Pembelaan: Tradisi Salam Tempel Sudah Biasa

Di sisi lain, nggak sedikit warganet yang justru membela sang Gus. Menurut mereka, salam tempel kepada tokoh agama sudah jadi kebiasaan di beberapa daerah. Tradisi ini dianggap sebagai bentuk penghormatan sekaligus dukungan finansial untuk kegiatan dakwah.

Di tempat saya juga biasa kok, salam tempel buat ustaz atau gus itu wajar, nggak ada maksud jelek, tulis seorang pengguna Facebook.

Ada juga yang menekankan bahwa masyarakat seharusnya tidak buru-buru menghakimi. Sebab, bisa saja uang yang diberikan itu nantinya dipakai untuk kegiatan sosial atau membantu orang lain.

Fenomena Salam Tempel dalam Budaya Lokal

Kalau ditarik lebih jauh, fenomena salam tempel sebenarnya bukan hal baru di Indonesia. Dalam banyak acara keagamaan, pernikahan, hingga pertemuan adat, tradisi memberi uang secara simbolis kerap dilakukan. Biasanya, hal ini dianggap sebagai bentuk berbagi rezeki dan menjaga silaturahmi.

Namun, ketika tradisi ini dilakukan di acara religius dengan melibatkan tokoh agama, interpretasi publik bisa jadi lebih sensitif. Ada yang melihatnya sebagai tanda penghormatan, tapi ada juga yang menilai sebaliknya: praktik yang bisa merusak kesakralan ibadah.

Netizen dan Budaya Viral

Kasus ini juga memperlihatkan betapa cepatnya sebuah momen kecil bisa berubah jadi isu besar di era media sosial. Hanya bermodal video singkat, narasi bisa berkembang liar, bahkan meluas ke tudingan-tudingan yang nggak selalu sesuai fakta.

Fenomena ini bikin kita sadar, netizen zaman sekarang bukan cuma jadi penonton, tapi juga aktor utama dalam membentuk opini publik. Sekali ada yang salah fokus, ribuan komentar bisa bermunculan dalam hitungan jam.

Pandangan Akademisi dan Tokoh Agama

Beberapa pengamat sosial menilai, kontroversi semacam ini seharusnya dilihat dengan kacamata lebih luas. Tradisi salam tempel mungkin memang punya nilai kultural, tapi tetap harus dilakukan dengan adab yang tepat supaya tidak menimbulkan salah paham.

Tokoh agama pun biasanya mengingatkan bahwa yang paling penting adalah menjaga niat. Kalau niatnya tulus, memberi atau menerima salam tempel bisa jadi amal. Tapi kalau niatnya untuk pamer atau keuntungan pribadi, tentu bisa menimbulkan fitnah.

Citra Tokoh Agama di Era Digital

Momen ini juga jadi pengingat bagi para tokoh agama atau figur publik. Di era digital, setiap gerakan bisa direkam dan disebarkan dengan cepat. Hal-hal kecil seperti cara berjabat tangan atau memasukkan uang ke saku bisa diartikan macam-macam oleh warganet.

Karena itu, penting bagi siapa pun yang jadi sorotan publik untuk lebih hati-hati menjaga sikap, apalagi di acara keagamaan yang penuh makna.

Kesimpulan: Antara Tradisi dan Persepsi Publik

Video Gus yang menerima salam tempel di acara maulid berhasil memicu diskusi panjang tentang tradisi, adab, dan makna acara religius. Ada yang melihatnya wajar, ada juga yang menilai kurang pantas.

Fenomena ini sebenarnya bukan cuma soal uang atau salam tempel, tapi lebih ke bagaimana masyarakat menafsirkan simbol-simbol kecil dalam kehidupan beragama. Di satu sisi, ini menunjukkan kuatnya tradisi lokal. Di sisi lain, juga menegaskan pentingnya sensitivitas tokoh agama dalam bersikap.

Apapun itu, yang jelas, media sosial kini jadi ruang utama di mana tradisi, kritik, dan pembelaan bertemu, saling silang, dan akhirnya membentuk opini publik yang beragam.

Ikuti berita terkini dari Redaksiku di Google News atau Whatsapp Channels

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai Sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Momen Bersejarah! Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Disalurkan untuk Rakyat Palestina
Viral! Nenek Penjual Siomai di Sragen Diduga Menahan Dompet yang Ditemukannya dan Minta Tebusan Rp1 Juta
Shock! Pertamax Tembus Rp16.250/Liter, Ini Alasan Resmi dari Pertamina
Viral! Warga di Kendari Jadi Korban Tabrakan Setelah Tegur Pengendara Ugal-Ugalan
Viral! Wanita Bakar 13 Sertifikat Prestasi, Curhatannya Bikin Netizen Terbelah
Bayar Pajak Dapat Diskon, Bonus Doa Berangkat Umrah
Viral! Pria Lamar Kekasih di Lampu Merah, Reaksi Pengendara Bikin Heboh
Masih Ada Stok Sisa Kurban? Begini 10 Cara Menyimpan Daging Kurban yang Benar untuk Menjaga Kualitas

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:47 WIB

Momen Bersejarah! Paket Daging Dam Jemaah Haji Indonesia 2026 Disalurkan untuk Rakyat Palestina

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:35 WIB

Viral! Nenek Penjual Siomai di Sragen Diduga Menahan Dompet yang Ditemukannya dan Minta Tebusan Rp1 Juta

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:58 WIB

Shock! Pertamax Tembus Rp16.250/Liter, Ini Alasan Resmi dari Pertamina

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:16 WIB

Viral! Warga di Kendari Jadi Korban Tabrakan Setelah Tegur Pengendara Ugal-Ugalan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:22 WIB

Bayar Pajak Dapat Diskon, Bonus Doa Berangkat Umrah

Berita Terbaru

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBETlivetotobetmainzeuslivetotobetmainzeusbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4dbintang4d WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/misa66 bokep smabokep smabokep smabokep smabokep smabokep sma
Dilindungi Oleh
Shield Security