TNI membantah OPM menyerang markas Kodim Deiyai ​​di Papua

- Penulis

Sabtu, 13 April 2024 - 05:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI membantah OPM menyerang markas Kodim Deiyai ​​di Papua

TNI membantah OPM menyerang markas Kodim Deiyai ​​di Papua

Redaksiku.com – Kapendam XVII/Cendrawasih Letkol Inf Chandra Kurniawan membantah ada penyerangan di Kodim Deiyai oleh OPM.

“Tidak bentar Kodim Dieiyai diserang. Situasi kondusif dan prajurit senantiasa bertugas,” kata Letkol Chandra kepada detikcom.

Hal ini usai viral di fasilitas sosial sebuah video dengan narasi yang menyebut Kodim Deiyai di Papua udah di serang oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerangan disebut terjadi dikala jenazah Danramil Aradide, Letda Inf Oktovianus Sokolray, akan disemayamkan. Terlihat di dalam video, sebuah peti yang ditutupi bendera merah-putih di lokasi.

TNI membantah OPM menyerang markas Kodim Deiyai ‹‹di Papua
TNI membantah OPM menyerang markas Kodim Deiyai ‹‹di Papua

Tak lama berselang, terlihat para anggota TNI di wilayah berlarian dan lebih dari satu di dalam posisi memegang senjata.

“Diduga aksi penyerangan sekelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Kodim 1703/Deiyai,” tulis keterangan di dalam video itu.

Letkol Chandra menegaskan tak ada tembakan ke Kodim Deiyai. Dia menyebutkan anggota di wilayah melewatkan tembakan peringatan, usai mendapatkan ada gangguan sementara proses persemayaman.

“Video itu baru, kejadian tersebut merupakan tembakan peringatan sebab ada indikasi akan ada gangguan sementara prosesi persemayaman,” ungkapnya.

Letkol Chandra termasuk menegaskan tak ada korban jiwa di dalam moment itu, bangunan pun tak alami kerusakan.

“Tidak ada korban jiwa dan tidak ada rusaknya pada kejadian itu,” imbuhnya.

Komandan Koramil (Danramil) 1703-04/Aradide, Letda Inf Oktovianus Sogarlay (OS) meninggal dunia akibat aksi penyerangan dan penembakan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Peristiwa itu terjadi di daerah Pasir Putih, Distrik Aradide, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Kamis (11/4).

Chandra menerangkan moment itu bermula sementara OS keluar dari Makoramil 1703-4/Aradide sore hari Rabu (10/4). Namun, sampai Kamis (11/4) yang bersangkutan tak kunjung kembali.

Kemudian, proses pencarian pada OS pun dilakukan. Hingga akhirnya, OS ditemukan di dalam keadaan meninggal dunia sebab di serang dan ditembak oleh OPM.

“Saat ini Jenazah Alm akan dievakuasi ke Enarotali, lantas dibawa ke Nabire,” ucap Chandra.

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinopsis Agent Kim Reactivated (2026), Drama Aksi So Ji Sub yang Penuh Ketegangan
Inspiratif! Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak hingga Dewasa yang Mudah Disiapkan
Cara Nonton Piala Dunia 2026 secara Gratis dan Platform yang Mudah Diakses
TPA Jatiwaringin, Terbaru 7 Fakta Kebakaran Besar yang Membuat Ratusan Warga Mengungsi
TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang
Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah
Viral 6 Hal Vanness Wu Menikah dengan Emi Aramaki
Geger 5 Poin Erin Wartia Eks ART Minta Syarat Damai
Tag :

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 19:57 WIB

Sinopsis Agent Kim Reactivated (2026), Drama Aksi So Ji Sub yang Penuh Ketegangan

Senin, 6 Juli 2026 - 19:45 WIB

Inspiratif! Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak hingga Dewasa yang Mudah Disiapkan

Senin, 6 Juli 2026 - 12:02 WIB

TPA Jatiwaringin, Terbaru 7 Fakta Kebakaran Besar yang Membuat Ratusan Warga Mengungsi

Kamis, 2 Juli 2026 - 13:30 WIB

TPA Jatiwaringin Terbaru, 7 Fakta Kebakaran dan Proyek Sampah Tangerang

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:44 WIB

Sarwendah Gunung Kawi, Terbaru 6 Fakta Laporan Dugaan Fitnah

Berita Terbaru