Ketika jendela atau bagian badan pesawat terbuka secara tiba-tiba, tekanan udara di dalam kabin dapat turun dengan cepat. Udara bergerak menuju bagian yang terbuka dan benda-benda yang tidak terikat dapat ikut tertarik.
Masker oksigen akan keluar untuk membantu penumpang bernapas selama pilot menurunkan pesawat menuju ketinggian yang lebih aman.
Dalam situasi tersebut, penumpang diminta segera menggunakan masker, tetap memasang sabuk pengaman, dan mengikuti instruksi awak kabin. Kepanikan atau berdiri dari tempat duduk justru dapat meningkatkan risiko cedera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sabuk Pengaman Menjadi Perlindungan Penting
Insiden Ryanair kembali menunjukkan pentingnya tetap menggunakan sabuk pengaman selama duduk, meskipun tanda sabuk telah dimatikan.
Sabuk membantu menjaga tubuh tetap berada di kursi ketika terjadi turbulensi, perubahan tekanan, atau pergerakan pesawat secara tiba-tiba. Pakar penerbangan yang menanggapi kejadian tersebut juga menekankan peran sabuk pengaman dalam mengurangi risiko korban terlepas dari tempat duduk.
Penumpang sebaiknya mengencangkan sabuk dengan posisi rendah di sekitar pinggul. Sabuk tidak perlu terlalu ketat, tetapi harus cukup rapat untuk menahan tubuh ketika terjadi gerakan mendadak.
Barang bawaan kecil juga perlu disimpan dengan aman. Telepon genggam, botol, laptop, dan benda lain dapat berubah menjadi benda berbahaya ketika terjadi dekompresi atau turbulensi kuat.
Awak Berhasil Membawa Pesawat Kembali dengan Selamat
Di tengah kondisi darurat, awak kokpit harus menangani sejumlah persoalan secara bersamaan: masalah mesin, penurunan tekanan kabin, cedera penumpang, dan kebutuhan kembali ke bandara.
Pilot menurunkan pesawat ke ketinggian yang lebih aman sebelum melakukan pendekatan ke Thessaloniki. Awak kabin membantu penumpang menggunakan masker oksigen, menjaga mereka tetap duduk, dan menangani korban yang terluka.
Pesawat akhirnya dapat mendarat tanpa menimbulkan korban tambahan. Keberhasilan tersebut memungkinkan penyelidik mendapatkan pesawat dan berbagai komponennya dalam kondisi yang dapat diperiksa secara langsung.
Ryanair kemudian mengatur penerbangan pengganti agar perjalanan penumpang menuju Memmingen dapat diselesaikan.
Insiden Serupa Pernah Terjadi pada 2018
Insiden ini mengingatkan dunia penerbangan pada kecelakaan Southwest Airlines pada 2018. Ketika itu, kerusakan bilah kipas mesin menghasilkan serpihan yang memecahkan jendela kabin dan menyebabkan seorang penumpang meninggal.
Setelah kejadian tersebut, otoritas penerbangan Amerika Serikat menetapkan pemeriksaan dan perubahan desain pada bagian pelindung mesin untuk mengurangi risiko serupa.
Meski terdapat kemiripan berupa kerusakan mesin dan jendela, penyelidik belum menyatakan bahwa penyebab insiden Ryanair sama dengan kecelakaan 2018.
Setiap peristiwa harus diperiksa berdasarkan bukti teknis dari pesawat yang terlibat. Kesamaan hasil kerusakan tidak selalu berarti komponen awal yang gagal juga sama.
Apa yang Harus Dilakukan Penumpang Saat Dekompresi?
Apabila masker oksigen keluar, tarik masker ke arah wajah dan pasang menutupi hidung serta mulut. Bernapaslah secara normal meskipun kantong pada masker tidak terlihat mengembang.
Pasang masker sendiri sebelum membantu anak atau penumpang lain. Tanpa oksigen yang cukup, seseorang dapat kehilangan kemampuan berpikir dan bergerak dalam waktu relatif singkat.
Tetap duduk dan kencangkan sabuk pengaman. Jangan bergerak menuju jendela yang rusak atau mencoba mengambil barang dari kompartemen atas.
Ikuti seluruh instruksi awak kabin. Penurunan pesawat secara cepat dalam keadaan seperti itu merupakan prosedur untuk membawa pesawat ke ketinggian dengan udara yang lebih aman.
Hindari Kesimpulan dari Video Media Sosial
Sejumlah rekaman yang disebut berasal dari penerbangan tersebut beredar di media sosial. Video memperlihatkan masker oksigen yang turun dan kerusakan di sekitar jendela.
Namun, Reuters menyatakan keaslian seluruh rekaman yang beredar belum dapat diverifikasi secara independen.
Masyarakat perlu membedakan antara dokumentasi kondisi kabin dan bukti penyebab teknis. Penyebab hanya dapat ditentukan melalui pemeriksaan komponen, data penerbangan, catatan perawatan, dan analisis ahli.
Informasi resmi berikutnya akan bergantung pada penyelidikan otoritas Makedonia Utara dengan dukungan EASA, NTSB, Boeing, dan CFM International.
Kesimpulan
Pesawat Ryanair mendarat darurat di Thessaloniki pada 10 Juli 2026 setelah mengalami masalah pada mesin kanan dan dekompresi kabin. Salah satu jendela terlepas sehingga seorang penumpang berusia 61 tahun mengalami cedera dan sebagian tubuhnya tertarik ke arah bukaan.
Penumpang lain berhasil menarik korban kembali. Pesawat Boeing 737-800 yang dioperasikan Malta Air kemudian kembali dan mendarat dengan selamat di Yunani.
EASA telah menunjuk penasihat teknis untuk membantu penyelidikan. Otoritas masih memeriksa apakah serpihan mesin menyebabkan kerusakan pada jendela atau terdapat rangkaian kegagalan lain.
Penyebab akhir belum diumumkan. Karena itu, berbagai klaim mengenai kerusakan pesawat yang beredar di media sosial perlu menunggu hasil investigasi resmi.
FAQ Pesawat Ryanair
Mengapa pesawat Ryanair mendarat darurat?
Pesawat mengalami masalah pada mesin kanan dan dekompresi kabin setelah salah satu jendelanya terlepas. Penyebab awal kerusakan masih diselidiki.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






