Redaksiku.com – Video viral dari gedung parlemen kembali jadi bahan perbincangan netizen.
Kali ini, momen unik datang dari sidang tahunan MPR 2025 yang biasanya penuh dengan formalitas dan suasana serius. Bukan isi pidatonya yang jadi bahan utama perbincangan, tapi justru aksi sejumlah anggota dewan yang mendadak berjoget setelah acara resmi selesai.
Sontak, video itu menyebar cepat di media sosial, memicu beragam komentar publik. Ada yang menganggapnya lucu dan spontan, tapi tak sedikit juga yang menilai tindakan itu kurang pantas dilakukan di forum kenegaraan. Di tengah pro dan kontra tersebut, salah satu anggota DPR sekaligus musisi, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, memilih untuk tidak ikut berjoget dan hanya diam memperhatikan suasana.
Joget Dadakan Usai Pidato Presiden
Menurut Pasha, apa yang dilakukan rekan-rekannya di Senayan itu murni bentuk ekspresi kegembiraan, bukan sesuatu yang direncanakan atau diniatkan untuk kontroversi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebenarnya saya juga nggak tahu ya. Kayaknya memang spontanitas kawan-kawan aja, karena mereka merasa senang dengan pidato kenegaraan Bapak Presiden Prabowo, kata Pasha di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (22/8/2025).
Dia menambahkan, suasana cair itu muncul setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan yang dianggap sukses menggambarkan pencapaian pemerintah selama beberapa bulan terakhir.
Pidato Prabowo Bikin Suasana Cair
Menurut Pasha, kegembiraan para anggota DPR tidak lepas dari isi pidato Presiden Prabowo yang dinilai on track dalam membawa arah pembangunan Indonesia. Ia menyoroti beberapa poin penting yang menjadi alasan mengapa banyak anggota Dewan merasa lega sekaligus bangga.
Pak Prabowo dalam 10 bulan terakhir ini sudah membawa arah pembangunan dengan baik. Mulai dari swasembada pangan, penegakan hukum, kesejahteraan masyarakat, sampai program makanan bergizi. Jadi wajar kalau teman-teman merasa senang dan mengekspresikannya dengan cara seperti itu, jelas Pasha.
Baginya, suasana hangat dan penuh tawa tersebut adalah bukti bahwa semangat kerja sama di Senayan masih terjaga, meskipun kadang ekspresinya terlihat nyeleneh bagi sebagian orang.
Sikap Pasha: Memilih Tenang
Meski rekan-rekannya tampak larut dalam suasana ceria, Pasha sendiri lebih memilih untuk tidak ikut berjoget. Sosok yang dulu dikenal sebagai vokalis band Ungu itu hanya duduk tenang, memperhatikan tanpa banyak komentar.
Ia menegaskan bahwa dirinya memahami alasan di balik kegembiraan para kolega, namun bukan berarti semua orang harus ikut serta. Saya melihatnya positif, tapi saya sendiri memilih untuk tidak ikut. Saya kira itu pilihan masing-masing, dan yang terpenting kita tetap fokus dengan tugas utama sebagai wakil rakyat, ucapnya.
Klarifikasi: Bukan Bentuk Mengabaikan Tugas
Di tengah ramainya komentar publik, Pasha juga meluruskan bahwa joget para anggota DPR bukanlah tanda mereka menyepelekan tugas atau melecehkan momen kenegaraan. Menurutnya, itu murni spontanitas yang tidak mengurangi rasa tanggung jawab para legislator terhadap rakyat.
Tidak ada niat untuk mengabaikan tugas. Justru ini bentuk kegembiraan karena apa yang sudah disampaikan Presiden dianggap memberi arah yang jelas bagi pembangunan. Jadi jangan langsung dianggap negatif, tegasnya.
DPR dan Tugasnya untuk Rakyat
Sebagai anggota Komisi VIII DPR, Pasha menekankan bahwa tugas utama mereka tetaplah memperjuangkan kepentingan masyarakat. Ia menyebut bahwa meskipun ada momen hiburan atau ekspresi spontan, kerja legislasi dan fungsi pengawasan tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Kita tetap serius dalam membahas kebijakan, undang-undang, maupun hal-hal yang menyangkut rakyat. Momen kemarin hanya bagian kecil yang jangan sampai membuat orang berpikir tugas DPR jadi terbengkalai, katanya.
Kontras di Ruang Sidang
Menariknya, meski ada anggota DPR yang ikut larut dalam suasana joget, beberapa tokoh lain memilih tetap duduk tenang. Misalnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang terlihat tidak terpengaruh oleh riuh suasana. Begitu juga Pasha yang hanya diam menyaksikan dari kursinya.
Kontras ini menimbulkan kesan bahwa meski ada suasana cair, tetap ada pihak-pihak yang menjaga sikap formal hingga acara benar-benar selesai. Bagi sebagian orang, hal ini menjadi keseimbangan antara sisi humanis para legislator dengan tuntutan profesionalitas.
Respons Publik yang Beragam
Video itu pun menuai reaksi beragam di dunia maya. Ada yang berkomentar santai dan menilai bahwa anggota dewan juga manusia biasa yang boleh menunjukkan sisi ceria. Namun, ada juga yang menganggap aksi itu kurang pantas dilakukan dalam forum formal kenegaraan.
Beberapa warganet bahkan membuat meme dari potongan video tersebut, menambah riuh suasana di jagat maya. Fenomena ini menunjukkan betapa cepatnya peristiwa di gedung parlemen bisa menjadi konsumsi publik di era digital.
Pasha dan Perannya di DPR
Sebagai figur publik yang kini menjadi politisi, Pasha merasa penting menjaga sikap agar tetap proporsional. Ia tak menolak ekspresi gembira teman-temannya, tapi dirinya lebih nyaman dengan cara yang lebih kalem.
Ia berjanji akan terus berkontribusi optimal sebagai wakil rakyat, terutama di bidang yang menjadi fokusnya di Komisi VIII DPR. Baginya, terjun ke dunia politik adalah tanggung jawab besar, dan ia ingin menjalankannya dengan penuh dedikasi.
Halaman : 1 2 Selanjutnya






