Novel : Room for Two Bab 22: Hancur dan Melebur

- Penulis

Minggu, 17 November 2024 - 08:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Room for Two Bab 22 Karya Bumban Dafnah

Room for Two Bab 22 Karya Bumban Dafnah

Reivan tercenung begitu mendengar perkataanku. Kurasa itu kesempatan baik untukku memberikan penjelasan.

Aku udah coba ngehubungin Alton, aku mau minta pertanggungjawabannya. Tapi ¦ semua nomornya enggak bisa dihubungi. Sebelum ngilang dia bilang mau pulang ke kampung halamannya. Dia bilang ibunya sakit keras. Aku udah cari tahu, aku telepon ibunya, tapi ¦ tapi ¦.

Kata-kataku selanjutnya larut bersama air mata. Aku bingung harus bagaimana lagi, aku juga tidak tahu harus menjelaskan apa lagi. Hidupku telah hancur, pernikahanku akan hancur, bahkan kurasa masa depanku bersama Alston pun berada di ambang kehancuran. Dan yang lebih menyedihkan, aku sendirian. Tidak ada sesiapa pun yang akan membelaku, apalagi mengulurkan tangan untuk menawarkan bantuan kepadaku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kalau gitu saya yang pergi.

Reivan berjalan menuju ruang kerjanya lalu kembali lagi sambil membawa sebuah ransel. Ia mengisi ransel itu dengan beberapa helai kaus dan celana panjang.

Reivan, jangan pergi.

Aku berusaha berdiri sembari menahan denyut menyakitkan yang masih mendera kepalaku. Kudekati Reivan dan kuraih tangannya. 

Jangan pergi, ya? Tolong, ya? Kumohon? Aku butuh kamu, aku enggak punya siapa-siapa buat bantu aku. Aku janji aku akan nurut sama kamu, bahkan kalau kamu nyuruh aku untuk ngegugurin bayi ini pun aku mau.

Jangan sekali-kali berpikir untuk ngebunuh bayi itu. Dia enggak salah apa-apa.

Iya, tapi aku enggak bisa kalau kamu enggak ada

Dan saya juga enggak bisa kalau harus serumah sama kamu.

Reivan mengentakkan tanganku. Ia mengambil ranselnya lalu pergi sambil mencangklong ransel itu di bahunya. Ia tidak berhenti meski aku berkali-kali menyerukan namanya. Ia bahkan tidak menoleh saat badanku ambruk ke lantai, saat segala sesuatu yang kulihat hanyalah kilatan warna hitam, kuning, dan hijau.

Ia tidak memedulikanku. Ia tidak mendatangiku. Ia tidak memelukku. Reivan memilih pergi. Ia memilih meninggalkanku. []

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas
Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]
Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue
Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024
Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )
Novel Senja Membawamu Kembali (Part 31)
Novel Hitam Putih Pernikahan (Bab 16)
Novel : Hitam Putih Pernikahan (Bab 15)

Berita Terkait

Selasa, 16 Desember 2025 - 11:41 WIB

Daftar Klasemen Sementara SEA Games 2025 per Hari Ini, 16 Desember 2025, Persaingan Medali Kian Memanas

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 18:44 WIB

Baca Novel : Suamiku, Tentara Dingin! [TAMAT]

Minggu, 3 Agustus 2025 - 16:11 WIB

Novel : Choose Happiness (Part 26) Ada kabar nih dari Blue

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:40 WIB

Ini Dia Juara Pandora IWZ x Redaksiku.com 2024

Senin, 20 Januari 2025 - 10:32 WIB

Novel Senja Membawamu Kembali ( Part 13 )

Berita Terbaru

Cara Memulihkan Diri dari Keterpurukan

Life Style

4 Cara Memulihkan Diri dari Keterpurukan

Senin, 13 Jul 2026 - 15:44 WIB

Sikap Pedagang yang Membuat Customer Kabur

Bisnis

5 Sikap Pedagang yang Membuat Customer Kabur

Senin, 13 Jul 2026 - 15:23 WIB

Cabinet Couture Diblokir Komdigi, Akun Baru Kembali Aktif

Viral

Cabinet Couture Diblokir Komdigi, Akun Baru Kembali Aktif

Senin, 13 Jul 2026 - 15:19 WIB

ASN Digital BKN 2026 Integrasikan 47 Layanan Kepegawaian

Politik

ASN Digital BKN 2026 Integrasikan 47 Layanan Kepegawaian

Senin, 13 Jul 2026 - 15:02 WIB