Persib saat itu memiliki persaingan yang cukup ketat di sektor penyerangan. Manajemen menilai masa peminjaman menjadi solusi yang dapat membantu pemain sekaligus menjaga keseimbangan skuad.
Dimas sempat kembali bermain setelah menjalani proses pemulihan panjang. Namun, kesempatan di Persib tetap terbatas sehingga kepindahan sementara ke Malut United dipandang sebagai langkah strategis.
Malut United kemudian memperkenalkannya sebagai bagian dari skuad untuk mengarungi kompetisi 2025/2026. Klub tersebut juga diperkuat sejumlah pemain berpengalaman di lini serang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah masa peminjaman berakhir, Dimas tidak kembali masuk dalam rencana Persib untuk musim berikutnya.
Masa Sulit Akibat Cedera
Cedera menjadi salah satu tantangan besar Dimas selama berada dalam ikatan kontrak dengan Persib.
Pada musim 2024/2025, ia hanya bermain dalam 14 dari 34 pertandingan liga. Menjelang musim berikutnya, ia sempat kembali berlatih dan bermain setelah melewati pemulihan panjang.
Bagi seorang penyerang, kontinuitas pertandingan sangat penting untuk menjaga kondisi fisik, kepercayaan diri, ketajaman, dan pemahaman dengan rekan setim.
Ketika waktu bermain terputus oleh cedera, seorang pemain membutuhkan kesempatan secara bertahap untuk mengembalikan ritme.
Peminjaman ke Malut United semula diharapkan dapat menyediakan kesempatan tersebut. Namun, Persib akhirnya memilih tidak melanjutkan kontraknya setelah musim selesai.
Klub Baru Dimas Drajad Belum Diumumkan
Sampai pengumuman Persib diterbitkan, belum terdapat informasi resmi mengenai klub baru Dimas.
Persib hanya menyampaikan bahwa kebersamaan mereka telah berakhir dan mendoakan keberhasilan sang penyerang dalam melanjutkan perjalanan profesionalnya.
Status tersebut membuka kemungkinan Dimas bergabung dengan klub Liga Indonesia lain untuk musim 2026/2027.
Pengalaman di Persib, Malut United, Persikabo 1973, serta Timnas Indonesia membuatnya tetap menjadi pemain yang memiliki nilai pengalaman.
Namun, setiap kabar mengenai calon klub perlu diperlakukan sebagai rumor sampai terdapat pengumuman resmi.
Beberapa faktor yang kemungkinan menjadi pertimbangannya adalah kesempatan bermain, kebutuhan klub terhadap penyerang lokal, kondisi kebugaran, durasi kontrak, dan kesesuaian dengan sistem pelatih.
Peluang Kembali Menemukan Ketajaman
Berakhirnya kontrak bersama Persib tidak selalu berarti kemunduran dalam karier.
Dimas masih berusia 29 tahun dan berada dalam rentang usia produktif bagi pemain sepak bola profesional. Ia mempunyai kesempatan memulai fase baru bersama klub yang memberinya menit bermain lebih konsisten.
Sebagai penyerang, tantangan utamanya adalah mengembalikan produktivitas di depan gawang.
Kesempatan tampil secara rutin dapat membantunya membangun kembali kepercayaan diri dan menunjukkan bahwa ia masih mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Klub yang membutuhkan penyerang lokal berpengalaman dapat mempertimbangkan Dimas karena ia pernah bermain dalam kompetisi domestik, turnamen Asia, dan pertandingan internasional.
Namun, proses pemulihan kebugaran serta kemampuan menjaga performa sepanjang musim akan menjadi perhatian utama calon klub.
Rekam Jejak di Timnas Indonesia
Dimas bukan nama baru dalam sepak bola nasional.
Ketika diperkenalkan Malut United pada September 2025, operator kompetisi mencatat ia telah tampil 19 kali untuk Timnas Indonesia dengan koleksi tujuh gol. Ia juga pernah memperkuat Indonesia pada kelompok usia U-19, U-22, U-23, dan tim senior.
Salah satu momen terbaiknya bersama tim nasional terjadi ketika mencetak hattrick ke gawang Brunei Darussalam pada putaran awal Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Dimas juga pernah menjadi bagian dari tim yang menjuarai Piala AFF U-19 pada 2013 dan Piala AFF U-22 pada 2019.
Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mencari klub baru.
Namun, persaingan penyerang di Timnas Indonesia semakin ketat. Untuk kembali mendapatkan kesempatan, Dimas perlu bermain secara teratur dan menunjukkan produktivitas di level klub.
Persaingan Penyerang Lokal Semakin Ketat
Kompetisi sepak bola Indonesia menghadirkan persaingan yang semakin kuat untuk posisi penyerang.
Klub-klub dapat menggunakan pemain asing di sektor depan, sementara sejumlah penyerang muda lokal mulai mendapatkan kesempatan.
Dalam kondisi tersebut, penyerang berpengalaman seperti Dimas perlu menawarkan lebih dari kemampuan mencetak gol.
Kontribusi dalam menekan lawan, membuka ruang, memenangkan duel, dan membantu pembangunan serangan juga menjadi pertimbangan pelatih.
Dimas mempunyai pengalaman menjalankan berbagai peran tersebut. Namun, klub berikutnya akan menuntut konsistensi dan kondisi fisik yang mendukung.
Pemilihan klub yang tepat berpotensi menjadi faktor penting dalam kelanjutan kariernya.
Apa yang Ditinggalkan Dimas di Persib?
Jumlah gol Dimas bersama Persib memang tidak terlalu banyak, tetapi ia tetap menjadi bagian dari salah satu periode penting klub.
Ia mencetak gol dalam pertandingan melawan Persija dan membantu skuad meraih gelar Liga 1 2024/2025.
Persib juga menilai Dimas menunjukkan dedikasi dan profesionalisme selama menjadi bagian dari tim.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya






