Menangis di Persidangan, Brimob Polda Metro Jaya yang Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas Dipecat Tidak Hormat oleh Polri

- Penulis

Rabu, 3 September 2025 - 23:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi Affan Kurniawan tewas dilindas rantis Brimob, Kompol Cosmas dipecat tidak hormat. (Foto: Polri TV)

Tragedi Affan Kurniawan tewas dilindas rantis Brimob, Kompol Cosmas dipecat tidak hormat. (Foto: Polri TV)

Kasus tragis meninggalnya Affan Kurniawan saat demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, menyisakan luka mendalam bagi publik.

Nama Affan Kurniawan terus menjadi sorotan setelah video viral menunjukkan momen mengerikan ketika sebuah kendaraan taktis melintas hingga menyebabkan korban tewas.

Kasus ini menyeret anggota Brimob Polda Metro Jaya, Kompol Cosmas Kaju Gae, yang kemudian menjalani sidang kode etik kepolisian.

Keputusan akhir sidang memutuskan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap Kompol Cosmas, sebuah putusan yang langsung disambut publik dengan berbagai reaksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah tekanan publik yang begitu besar, Polri menegaskan langkah ini diambil untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus menunjukkan sikap tegas dalam penegakan aturan.

Kronologi Tragis di Pejompongan

Kericuhan demo yang berlangsung sejak siang berubah mencekam saat barisan massa terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian. Di tengah kekacauan itu, Affan diduga terjatuh dari motornya ketika mencoba melintas di jalan yang dipenuhi asap gas air mata.

Naas, tepat di saat yang sama, sebuah mobil rantis Brimob melaju dari arah belakang. Bukannya berhenti, kendaraan tersebut justru menabrak tubuh Affan dan langsung melindasnya.

Video amatir memperlihatkan tubuh korban terseret, sementara rantis tetap melaju tanpa menghiraukan teriakan massa di sekitarnya.

Warga dan sesama pengendara ojol yang menyaksikan kejadian itu sontak marah. Mereka mengejar kendaraan Brimob, melempari dengan batu dan kayu, namun mobil tetap melaju menjauh dari lokasi. Affan sempat mendapat pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong akibat luka parah yang dialami.

Polisi Tetapkan Anggota Brimob Sebagai Terperiksa

Insiden ini segera menuai kecaman luas. Publik menilai tindakan aparat sudah di luar batas dan meminta pertanggungjawaban tegas.

Polda Metro Jaya langsung memeriksa sejumlah anggota Brimob yang terlibat dalam operasi lapangan malam itu.

Hasil penyelidikan internal menemukan tujuh anggota Brimob yang diduga memiliki keterlibatan, salah satunya Komandan Batalyon Resimen IV Brimob, Kompol Cosmas Kaju Gae.

Enam anggota lainnya antara lain Bripka Rohmat, Briptu Danang, Bripda Mardin, Bharada Jana Edi, Bharaka Yohanes David, dan Aipda M. Rohyani.

Mereka semua dihadapkan ke sidang etik profesi. Polisi menegaskan, selain pemeriksaan etik, proses pidana juga tetap terbuka jika ditemukan unsur kesengajaan dalam kasus ini.

Kompol Cosmas Dipecat Tidak Hormat dan Menangis di Persidangan

TRAGEDI AFFAN KURNIAWAN TEWAS DILINDAS RANTIS BRIMOB, KOMPOL COSMAS DIPECAT TIDAK HORMAT. (FOTO: POLRI TV)
Menangis di Persidangan, Brimob Polda Metro Jaya yang Lindas Affan Kurniawan hingga Tewas Dipecat Tidak Hormat oleh Polri

Pada Rabu (3/9), Majelis Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan vonis tegas terhadap Kompol Cosmas Kaju Gae.

Ia diputuskan mendapatkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) alias dipecat dari institusi Polri.

Dalam sidang yang berlangsung di gedung TNCC Mabes Polri, Cosmas sempat menangis dan menyampaikan pembelaan. Ia mengaku tidak mengetahui bahwa rantis yang ditumpanginya melindas Affan hingga tewas.

Sungguh-sungguh di luar dugaan dan saya mengetahui ketika korban meninggal ketika video viral. Kami tidak mengetahui sama sekali pada saat kejadian itu, kata Cosmas dengan suara bergetar.

Cosmas menegaskan tidak ada niat sedikitpun untuk mencelakakan warga, dan ia hanya menjalankan tugas menjaga ketertiban.

Demi Tuhan bukan ada niat untuk membuat orang celaka, tapi peristiwa itu sudah terjadi, ucapnya.

Ia pun menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Namun, pernyataannya dianggap tidak cukup oleh publik yang menuntut keadilan lebih dari sekadar pemecatan.

Reaksi Publik dan Keluarga Korban

Kematian Affan langsung memicu gelombang kemarahan dari komunitas ojek online, mahasiswa, hingga aktivis hak asasi manusia. Mereka menilai tindakan aparat mencerminkan brutalitas negara terhadap rakyat kecil yang hanya mencari nafkah.

Keluarga korban menolak anggapan bahwa peristiwa itu murni kecelakaan. Mereka meminta kasus ini diusut tuntas secara pidana agar pelaku mendapat hukuman setimpal.

Di media sosial, nama Affan Kurniawan menjadi trending, dengan ribuan warganet menyuarakan solidaritas dan menuntut reformasi aparat keamanan.

Banyak yang menilai kejadian ini bukan kali pertama kekerasan aparat berujung korban jiwa, sehingga butuh evaluasi menyeluruh.

Tragedi ini juga masuk ke ranah politik. Sejumlah anggota DPR RI mendesak agar kasus tidak berhenti di meja etik Polri. Menurut mereka, penegakan hukum harus transparan dan memberi rasa keadilan bagi rakyat.

Selain itu, tragedi Affan semakin memperbesar tekanan publik terhadap DPR dan pemerintah terkait pembahasan RUU Perampasan Aset dan agenda reformasi kepolisian. Aksi demonstrasi yang semula menyoroti isu hukum kini bertambah dengan tuntutan keadilan bagi Affan.

Kematian seorang pengendara ojol berusia muda kini menjadi simbol kegelisahan rakyat terhadap cara aparat menangani unjuk rasa.

Tidak hanya menjadi tragedi personal bagi keluarga, tetapi juga berdampak pada dinamika politik nasional.

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Cepat Fotografer Padamkan Kebakaran Kompor Gas Bikin Kagum
Listrik Sumut Masih Padam Hingga Pagi! Warga Mengeluh, Ini Penyebabnya
Gedung Kampus Binus Terbakar, Kuliah Langsung Dialihkan Online! Apa Penyebabnya?
Viral! Pemotor di Bogor Bawa Tumpukan Es Batu Setinggi Motor
Aksi Karaoke Pendaki di Puncak Gunung Andong Picu Perdebatan, Pengelola Tegaskan Larangan
Viral Pria Cari Istri Keempat di Media Sosial, Picu Perdebatan Publik
Dugaan Kekerasan Seksual Kembali Muncul di UPN Veteran Yogyakarta, Kampus Tegaskan Komitmen Penanganan
Viral! Pemotor Adu Mulut dengan Petugas TransJakarta Gegara Paksa Masuk Busway

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:29 WIB

Aksi Cepat Fotografer Padamkan Kebakaran Kompor Gas Bikin Kagum

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:24 WIB

Listrik Sumut Masih Padam Hingga Pagi! Warga Mengeluh, Ini Penyebabnya

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:29 WIB

Gedung Kampus Binus Terbakar, Kuliah Langsung Dialihkan Online! Apa Penyebabnya?

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:49 WIB

Viral! Pemotor di Bogor Bawa Tumpukan Es Batu Setinggi Motor

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:50 WIB

Aksi Karaoke Pendaki di Puncak Gunung Andong Picu Perdebatan, Pengelola Tegaskan Larangan

Berita Terbaru

Kenapa Bisnis Membutuhkan Jasa Pengelolaan Sosial Media

Bisnis

Kenapa Bisnis Membutuhkan Jasa Pengelolaan Sosial Media

Sabtu, 23 Mei 2026 - 09:16 WIB

MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://starazona.com/contacto/MAINZEUShttps://www.dovhlevin.com/https://stitta.ac.id/kontak/MAINZEUSMAINZEUSSLOT ZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coavs.edu.pk/faculty/SLOT PULSAMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSULARWINULARWINMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://coes.dypgroup.edu.in/library/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUShttps://sethu.ac.in/seminar/MAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSMAINZEUSJOKER4D>MAINZEUSMAINZEUSWEDE303MAINZEUSBINTANG4DWEDE303LIVETOTOEBTtop111LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303JOKER4DWEDE303LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETWEDE303LIVETOTOBET WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303WEDE303 LIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBETLIVETOTOBET BINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4DBINTANG4D SLOT2DSLOT2DSLOT2D JOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4DJOKER4D https://www.snsrkscollege.ac.in/https://www.leiko.cz/https://spidercarts.com/shop/a> bokep smabokep smabokep smabokep sma
Dilindungi Oleh
Shield Security