Menuju Good Governance: BPKAD Jombang Gelar Entry Saldo Awal SIPD-RI Tahun 2025

- Penulis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menuju Good Governance: BPKAD Jombang Gelar Entry Saldo Awal SIPD-RI Tahun 2025

Menuju Good Governance: BPKAD Jombang Gelar Entry Saldo Awal SIPD-RI Tahun 2025

Kami ingin memastikan seluruh staf keuangan daerah siap menghadapi transformasi digital. Mereka harus paham bukan hanya cara input data, tapi juga makna akuntabilitas di baliknya, jelas salah satu narasumber pelatihan.

Melalui pendampingan intensif ini, diharapkan setiap perangkat daerah memiliki standar pencatatan dan pelaporan yang seragam, sehingga tidak ada perbedaan data antarinstansi.

🏛️ Komitmen Pemkab Jombang terhadap Good Governance

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, efisien, dan bebas dari praktik korupsi.
Bupati Jombang melalui arah kebijakan keuangan daerah juga menegaskan bahwa akuntabilitas laporan keuangan adalah indikator penting kepercayaan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami ingin masyarakat tahu bahwa setiap rupiah yang dikelola pemerintah daerah bisa dipertanggungjawabkan. SIPD-RI menjadi sarana penting untuk mewujudkan itu, ujarnya dalam pernyataan tertulis.

Dengan sistem terintegrasi ini, Pemkab Jombang berharap bisa terus mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan daerahnya.

🌐 Arah ke Depan: Digitalisasi Total Tata Kelola Keuangan

Melangkah ke tahun anggaran 2025, Pemkab Jombang berkomitmen memperluas implementasi SIPD-RI hingga ke seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Tidak hanya untuk pengelolaan keuangan, tetapi juga untuk manajemen aset dan perencanaan pembangunan daerah.

Digitalisasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya Smart Governance pemerintahan modern yang berbasis data, efisien, dan partisipatif.

Transparansi bukan hanya soal laporan keuangan, tapi juga tentang bagaimana pemerintah melibatkan publik dalam memantau kinerja fiskal, tutur Nashrullah.

Dengan sistem yang semakin canggih, masyarakat nantinya bisa ikut memantau perkembangan keuangan daerah melalui dashboard publik, sehingga kepercayaan terhadap pemerintah meningkat.

 Tantangan Implementasi dan Harapan

Meski manfaatnya besar, implementasi SIPD-RI juga dihadapkan pada beberapa tantangan, terutama kesiapan infrastruktur teknologi di daerah dan sinkronisasi data antarinstansi.
Namun, BPKAD Jombang optimistis semua kendala bisa diatasi melalui kolaborasi dan komitmen bersama seluruh perangkat daerah.

Kunci keberhasilan bukan hanya teknologi, tapi kolaborasi lintas sektor. Kalau semua bergerak bersama, hasilnya pasti maksimal, ujar Nashrullah.

Dengan semakin terbangunnya budaya kerja berbasis digital dan data, Kabupaten Jombang diharapkan bisa menjadi contoh praktik pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel di Jawa Timur.

🧠 Kesimpulan

Kegiatan Entry Saldo Awal SIPD-RI 2025 oleh BPKAD Jombang bukan sekadar agenda teknis tahunan, melainkan langkah strategis menuju tata kelola keuangan daerah yang lebih modern dan terpercaya.
Dengan sistem terintegrasi nasional ini, Pemkab Jombang berupaya memastikan bahwa setiap rupiah uang rakyat dikelola dengan transparan, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan.

Transformasi digital lewat SIPD-RI diharapkan mampu memperkuat good governance, meningkatkan efisiensi birokrasi, serta menjadi pondasi penting bagi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Ikuti berita viral dari Redaksiku di Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Penulis : Redaksiku

Editor : Redaksiku

Sumber Berita: Berbagai sumber

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian Agraria Percepat Sertifikasi Tanah Gratis, 1,1 Juta Rumah MBR Jadi Prioritas
Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala BGN, Ini Alasan Prabowo dan Profil Lengkapnya
Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG
Kendaraan Dinas 2026: Aturan Diperketat, Anggaran Mobil Eselon I Capai Rp931 Juta
Jokowi Safari ke NTT Akhir Juli 2026, PSI Siapkan Agenda
Nasaruddin Umar Dorong Harmoni Lewat Rukun Festival 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Buka Suara soal Kunker AS
ASN Digital BKN 2026 Integrasikan 47 Layanan Kepegawaian
Diskusi Pembaca

Jadilah yang pertama berkomentar

Bagikan tanggapan Anda secara santun. Komentar yang relevan membuat diskusi lebih bermanfaat.

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:56 WIB

Kementerian Agraria Percepat Sertifikasi Tanah Gratis, 1,1 Juta Rumah MBR Jadi Prioritas

Rabu, 22 Juli 2026 - 15:29 WIB

Sudaryono Ditunjuk Jadi Kepala BGN, Ini Alasan Prabowo dan Profil Lengkapnya

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:25 WIB

Berita Terbaru BGN: Kepala Mundur di Tengah Pemangkasan Anggaran dan Evaluasi Program MBG

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:36 WIB

Kendaraan Dinas 2026: Aturan Diperketat, Anggaran Mobil Eselon I Capai Rp931 Juta

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:57 WIB

Jokowi Safari ke NTT Akhir Juli 2026, PSI Siapkan Agenda

Berita Terbaru