Tragis! Bentrokan Pemuda Desa Tial di Ambon Tewaskan 1 Orang, Begini Kronologinya

- Penulis

Rabu, 2 April 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Kronologi bentrokan Desa Tial yang menewaskan satu orang, dampak sosial, dan upaya aparat untuk meredakan ketegangan. (Foto Pexels)

Ilustrasi. Kronologi bentrokan Desa Tial yang menewaskan satu orang, dampak sosial, dan upaya aparat untuk meredakan ketegangan. (Foto Pexels)

Bentrokan yang pecah antara pemuda Desa Tulehu dan Desa Tial belum lama ini menghebohkan masyarakat setempat.

Peristiwa tersebut menyebabkan satu orang tewas dan tiga lainnya terluka.

Insiden ini bermula dari ketegangan antara dua kelompok pemuda yang berujung pada tindakan kekerasan yang mengancam ketentraman kedua desa.

Berikut adalah kronologi lengkap kejadian yang memicu bentrokan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Bentrokan yang Memicu Kekerasan

Ilustrasi. Kronologi bentrokan Desa Tial yang menewaskan satu orang, dampak sosial, dan upaya aparat untuk meredakan ketegangan. (Foto Pexels)
Ilustrasi. Kronologi bentrokan Desa Tial yang menewaskan satu orang, dampak sosial, dan upaya aparat untuk meredakan ketegangan. (Foto Pexels)

Bentrokan ini terjadi pada Senin sore, sekitar pukul 15.45 WIT, ketika tiga pemuda dari Desa Tulehu, yakni JM, RO, dan AS, mengunjungi Desa Tial.

Mereka datang dengan sepeda motor dan melintas di Dusun Salameti, tempat mereka bertemu dengan SL, seorang pemuda Desa Tial.

SL, yang tampaknya merasa ada sesuatu yang tidak beres, menegur ketiga pemuda tersebut. Namun, teguran tersebut tidak diterima dengan baik oleh ketiganya.

Tidak terima dengan teguran itu, mereka justru menyerang SL dan menikamnya dengan pisau.

Aksi penikaman ini segera membuat suasana semakin tegang. Warga Desa Tial yang mengetahui kejadian tersebut langsung bereaksi.

Mereka mengejar para pelaku yang melarikan diri setelah penikaman tersebut, dan kejadian ini semakin memanas ketika para pelaku berhasil ditangkap oleh warga dan dihajar menggunakan batu dan parang.

Akibat serangan warga, satu dari ketiga pemuda, yakni RO, tewas di tempat akibat luka-luka yang dideritanya.

Sementara itu, dua pemuda lainnya, AS dan JM, terluka parah, namun mereka berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Reaksi Warga dan Tindakan Aparat Keamanan

Setelah insiden itu, suasana di Desa Tial semakin panas. Warga desa merasa marah atas penikaman yang dilakukan oleh pemuda dari Desa Tulehu.

Untuk mencegah hal yang lebih buruk terjadi, pihak kepolisian segera bergerak cepat dan berhasil mengamankan ketiga pemuda tersebut yang dalam kondisi terluka.

Namun, warga Desa Tial tidak tinggal diam dan mencoba menghadang aparat dengan senjata tajam untuk memastikan ketiga pemuda tersebut diserahkan kepada mereka.

Mereka bahkan mengancam akan membakar para pelaku jika upaya penyelamatan tidak dilakukan dengan cepat.

Polisi yang berada di lokasi langsung berusaha menenangkan massa dan memastikan bahwa keselamatan SL yang dirawat di rumah sakit menjadi prioritas utama.

Tidak hanya itu, sembilan pemuda dari Desa Tulehu yang sedang bersilaturahmi di Desa Tial juga dievakuasi untuk menghindari amukan warga yang semakin meluas.

Situasi ini menambah ketegangan, namun upaya polisi untuk mencegah dampak yang lebih besar berhasil menghindarkan bentrokan lebih lanjut.

Penyelidikan Polisi dan Keamanan Pasca Insiden

Keamanan di Desa Tial dan Tulehu semakin diperketat setelah kejadian tersebut. Polresta Pulau Ambon mengerahkan lebih dari 300 personel gabungan untuk mengamankan situasi dan menjaga perbatasan antar kedua desa.

Personel tersebut terdiri dari polisi, Brimob, serta beberapa unit dari Samapta dan Intelkam. Langkah ini diambil untuk mencegah bentrokan lanjutan yang bisa saja menambah korban jiwa.

“Polisi terus memantau situasi dengan hati-hati, dan kami mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan kedua desa,” ujar Kombes Pol Yoga Putra Prima Setya, Kapolresta Pulau Ambon, dikutip pada Rabu, 2 April 2025.

Selain itu, pihak kepolisian juga bekerja sama dengan aparat militer untuk menjaga ketertiban dan meredakan ketegangan yang terjadi.

Meski ada upaya dari warga Desa Tial untuk memblokade jalan, aparat kepolisian berhasil membuka blokade dan memastikan akses jalan kembali normal.

Warga yang sebelumnya terlibat dalam aksi pemblokiran jalan kemudian dibubarkan secara damai oleh petugas keamanan.

Tindak Lanjut Pihak Kepolisian dan Harapan untuk Kedamaian

Setelah insiden tersebut, kepolisian segera melaksanakan penyelidikan untuk mengungkap lebih lanjut peristiwa yang terjadi dan mengidentifikasi siapa saja yang terlibat dalam bentrokan tersebut.

Pihak berwajib juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk meredakan ketegangan yang ada dan mencegah situasi semakin memburuk.

“Penanganan akan dilakukan sesuai dengan hukum yang berlaku, dan siapa pun yang terbukti terlibat dalam tindakan kekerasan akan mendapatkan sanksi tegas,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Areis Aminnula.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan terus menjaga kedamaian demi kestabilan di wilayah tersebut.

Bentrokan yang terjadi di Desa Tial dan Tulehu ini mengingatkan kita akan pentingnya dialog dan penyelesaian konflik secara damai.

Ketegangan antar kelompok yang berujung pada kekerasan seringkali menyebabkan korban yang tidak berdosa.

Oleh karena itu, peran aparat keamanan, pemimpin desa, serta tokoh masyarakat sangat penting dalam mencegah eskalasi konflik dan memastikan kedamaian di masyarakat terjaga.

Aparat kepolisian terus berusaha melakukan pendekatan terhadap keluarga korban dan pihak terkait lainnya untuk meredakan ketegangan.

Dalam waktu dekat, pihak berwenang berharap dapat segera menyelesaikan masalah ini dengan cara yang bijaksana, sehingga kejadian serupa tidak terulang di masa depan.***

Follow Sosial Media Redaksiku : FacebookInstagramTiktokXYoutubePinterest

Follow WhatsApp Channel www.redaksiku.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya
Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya
Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol
Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎
Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus
Upah Buruh Kupas Bawang Rp700 Ribu Jadi Sorotan, Ini Fakta Upah Sebenarnya di Indonesia
Puan Buka Fakta Terbaru Terkait RUU Perampasan Aset, Kapan Akan Disahkan?
Putri Juficha Meninggal Dunia di Usia 26 Tahun, Tepat di Hari Ulang Tahunnya

Tulis Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *.

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:55 WIB

Mengenal Kriteria Desil 1 sampai 10 Terbaru, Cek Tingkat Kesejahteraan dan Cara Melihatnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:31 WIB

Jangan Lewatkan! Promo Tambah Daya PLN Agustus 2026, Cek Syarat dan Harganya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:27 WIB

Viral Kupas Bawang Rp700 Ribu, Ternyata Ada Perbedaan Tiga Nol

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Promo HokBen Spesial 17 Agustus 2026, Ada Bento 17 hingga Paket Hemat Rame-rame ‎

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Daftar Lengkap 76 Nama Anggota Paskibraka 2026, Siap Bertugas pada Upacara 17 Agustus

Berita Terbaru

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Lowongan Kerja

SSCASN 2026 Terbaru: Cek Link Resmi Pendaftaran CPNS dan PPPK

Selasa, 18 Agu 2026 - 22:59 WIB

Polres Barru bersama Badan Pangan Nasional, Bulog, pemerintah daerah, TNI, dan stakeholder terkait mengecek kualitas serta kuantitas.

Internasional

Beras Bantuan di Gudang Bulog Dicek, Ini yang Dipastikan Polisi

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:14 WIB