Redaksiku.com – Sakit gigi bisa muncul akibat berbagai masalah, mulai dari gigi berlubang, gusi bengkak, gigi sensitif, hingga infeksi di area mulut.
Rasa nyeri yang muncul sering kali menusuk, berdenyut, dan mengganggu aktivitas harian, termasuk saat makan, berbicara, bahkan tidur.
Dalam kondisi seperti ini, obat sakit gigi dapat menjadi penolong sementara untuk meredakan nyeri sambil menunggu waktu berobat ke dokter gigi. Perlu diingat, obat hanya membantu meredakan gejala, bukan menyembuhkan penyebabnya.
Secara medis, sakit gigi bisa dipicu oleh karies (lubang pada gigi), radang gusi (gingivitis), infeksi pada akar gigi, hingga masalah di jaringan penyangga gigi. Karena penyebabnya beragam, penanganan definitif tetap harus disesuaikan dengan diagnosis dokter gigi. Namun, beberapa jenis obat dapat digunakan sementara untuk mengontrol nyeri, peradangan, dan bengkak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Obat sakit gigi tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tablet, kaplet, sirup, maupun obat kumur. Ada yang bisa dibeli bebas di apotek, ada pula yang hanya boleh digunakan dengan resep dokter.
Berikut tujuh pilihan obat yang umum digunakan untuk membantu meredakan sakit gigi:

1. Asam Mefenamat 500 mg Mersi
Perkiraan harga: Rp16.500 per strip
Asam mefenamat termasuk dalam kelompok obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Obat ini bekerja dengan menekan pembentukan prostaglandin, yaitu zat kimia dalam tubuh yang berperan memicu nyeri dan peradangan. Dengan menghambat prostaglandin, rasa sakit dan bengkak pada gigi dapat berkurang.
Pada kasus sakit gigi, dokter umumnya memberikan dosis awal 500 mg, kemudian dilanjutkan 250 mg setiap 6 jam bila diperlukan. Penggunaan asam mefenamat biasanya dibatasi maksimal sekitar 7 hari untuk mengurangi risiko efek samping, misalnya iritasi lambung.
Obat ini sebaiknya diminum setelah makan dan perlu diawasi penggunaannya pada penderita maag atau riwayat gangguan lambung.

2. Cataflam 25 mg 10 Tablet
Perkiraan harga: Rp52.440 per strip
Cataflam mengandung kalium diklofenak, salah satu OAINS yang efektif mengurangi nyeri dan peradangan. Obat ini sering diresepkan dokter untuk sakit gigi yang disertai bengkak atau radang.
Dosis Cataflam umumnya disesuaikan dengan usia, berat badan, dan tingkat keparahan nyeri. Pada kasus ringan hingga sedang, dosis harian total berkisar 75100 mg yang dibagi 23 kali minum.
Karena termasuk obat keras, Cataflam hanya boleh digunakan berdasarkan resep dan anjuran dokter. Penggunaan jangka panjang atau tanpa pengawasan berisiko menimbulkan efek samping pada lambung, ginjal, dan sistem kardiovaskular.

3. Ponstan FCT 500 mg 10 Tablet
Perkiraan harga: Rp42.180 per strip
Ponstan FCT juga mengandung asam mefenamat sebagai bahan aktif. Mekanisme kerjanya serupa dengan merek asam mefenamat lain, yaitu menghambat produksi prostaglandin sehingga peradangan, nyeri, dan bengkak lebih terkontrol.
Ponstan termasuk obat resep. Dosis lazim untuk dewasa dan remaja di atas 14 tahun adalah 1 tablet 3 kali sehari, tergantung penilaian dokter. Selain untuk sakit gigi, Ponstan sering digunakan untuk mengatasi nyeri haid dan sakit kepala.
Pengguna dengan riwayat tukak lambung, gangguan ginjal, atau alergi OAINS perlu berhati-hati dan wajib berkonsultasi sebelum mengonsumsi obat ini.

4. Tantum Verde Oral Rinse 60 ml
Perkiraan harga: Rp39.941 per botol
Berbeda dengan obat sebelumnya yang diminum, Tantum Verde Oral Rinse merupakan obat kumur yang mengandung benzydamine. Zat ini memiliki efek antiinflamasi dan analgesik lokal, sehingga membantu meredakan nyeri dan peradangan di rongga mulut, termasuk setelah pencabutan gigi.
Tantum Verde dapat dibeli tanpa resep dokter. Cara pemakaian untuk sakit gigi atau nyeri di mulut:
-
Ambil 1 sendok makan (±15 ml),
-
Gunakan untuk berkumur selama 2030 detik,
-
Jangan ditelan, lalu buang (lepehkan),
-
Ulangi 23 kali sehari.
Selain untuk sakit gigi, Tantum Verde juga bermanfaat untuk radang tenggorokan, sariawan, dan peradangan di area amandel. Meski tergolong obat bebas, tetap perhatikan aturan pakai pada label dan hindari penggunaan berlebihan.

5. Panadol Extra 10 Kaplet
Perkiraan harga: Rp17.263 per strip
Panadol Extra merupakan kombinasi paracetamol 500 mg dan kafein 65 mg. Paracetamol bekerja mengurangi rasa sakit dan demam dengan menghambat produksi prostaglandin di sistem saraf pusat, sedangkan kafein membantu meningkatkan efektivitas paracetamol dalam meredakan nyeri.
Obat ini dapat membantu mengurangi sakit gigi, sekaligus meredakan sakit kepala yang mungkin menyertai. Panadol Extra termasuk obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep, tetapi penggunaannya tetap harus mengikuti aturan dosis di kemasan, biasanya 34 kali sehari dengan interval cukup dan tidak melebihi dosis maksimum harian paracetamol.
Penderita gangguan hati, konsumsi alkohol berlebihan, atau sering menggunakan obat yang mengandung paracetamol lainnya perlu ekstra hati-hati agar tidak mengalami overdosis.
Penulis : Redaksiku
Editor : Redaksiku
Sumber Berita: Berbagai sumber
Halaman : 1 2 Selanjutnya






